KM Camara Nusantara 5 Mampu Angkut 500 Ekor Sapi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 16 Juni 2017
KM Camara Nusantara 5 Mampu Angkut 500 Ekor Sapi

Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia Anita Puji Utami. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PT Adiluhung Saranasegara Indonesia meluncurkan KM Camara Nusantara 5. Kapal pesanan dari Kementerian Perhubungan tersebut merupakan kapal angkut ternak sapi yang dibuat di Bangkalan Madura sejak tahun 2015.

KM Camara Nusantara 5 siap dioperasikan di beberapa pelabuhan di Indonesia, diantaranya; Pelabuhan Celukan Bawang, Bali; Cirebon; serta Tanjung Priok.

"Jadi kapal Camara bisa menampung 500 ekor sapi dan 150 ton barang atau kargo. Ini juga untuk menstabilkan harga daging sapi, jika pengirimannya lancar. Setelah diluncurkan, mudah-mudahan sangat bermanfaat." kata Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia Anita Puji Utami kepada wartawan, Jumat (16/6).

KM Camara Nusantara 5 ini merupakan kapal yang dirancang khusus sebagai kapal pengangkut ternak livestock vessel.

Dengan mengusung konsep animal welfare atau keselamatan hewan, serta five freedom, hewan akan bisa merasakan bebas dari rasa lapar dan haus. Bahkan, bisa mengekspresikan perilaku hewan sehingga hewan tidak mengalami stres selama dalam kapal.

Sementara di tempat yang sama, anggota Komisi VI DPR Bambang Harjo menyebutkan, meski sudah ada KM Camara Nusantara 5, pemerintah tetap masih kurang dalam menyediakan kapal ternak dan kapal kapal lain untuk merealisasikan ketersediaan komoditas 11 bahan pokok.

"Indonesia wilayahnya luas. Kalau kapal angkutan logistik kurang, semuanya bisa mahal. Maka dari itu, pemerintah harus bertanggung jawab untuk merealisasikan konsep perdagangan yang menggunakan tol laut yang sesuai standardisasi," ujarnya.

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Bulog Gelar Operasi Pasar Daging Sapi

#Kapal Ternak #Kapal Tenggelam #Kemenhub
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Indonesia
Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI
Mayoritas armada asing yang masuk merupakan helikopter karena memiliki kemampuan efektif dalam mendukung pemadaman api dari udara di lokasi terdampak.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI
Indonesia
Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan Kalimantan: Cek Update Bandara Terdampak dan Hak Penumpang
Kabut asap akibat karhutla di Kalimantan memicu penundaan dan pembatalan penerbangan di sejumlah bandara seperti Singkawang dan Pangkalan Bun. Cek status terkini, jadwal penerbangan terdampak, serta panduan refund dan reschedule tiket gratis di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan Kalimantan: Cek Update Bandara Terdampak dan Hak Penumpang
Indonesia
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Esau Sidemo, nelayan asal Maluku Utara, bertahan hidup 26 hari di Samudra Pasifik hanya dengan air hujan, ikan, dan burung.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Indonesia
Tragedi KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Komisi V DPR Evaluasi Menhub
Keselamatan penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Tragedi KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Komisi V DPR Evaluasi Menhub
Indonesia
Kemenhub Ungkap Dampak Gempa di Lima Bandara NTT, Ada Retakan hingga Kerusakan Runway
Kemenhub mencatat lima bandara di NTT terdampak gempa. Sejumlah fasilitas rusak dan Bandara Soa mengalami kerusakan sedang pada runway.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Kemenhub Ungkap Dampak Gempa di Lima Bandara NTT, Ada Retakan hingga Kerusakan Runway
Indonesia
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Bagikan