MerahPutih.com – Pemerintah Indonesia resmi memberikan izin kepada 35 pesawat asing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Kepada media dikutip Rabu (2/9), Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan langkah ini merupakan prioritas nasional demi mempercepat pemadaman api yang meluas.
Baca juga:
Karhutla Mengancam 6 Provinsi, Pemerintah Siapkan 95 Kelompok Masyarakat Peduli Api
Izin penerbangan diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara setelah adanya kebutuhan tambahan sarana pemadaman yang belum sepenuhnya tersedia di dalam negeri.
Pada intinya kita akan selalu mendukung apa yang menjadi prioritas. Seperti penanganan kebakaran ini kan menjadi prioritas utama pada saat ini. Dalam jangka pendek ini juga harus segera dipadamkan,
Menhub Dudy Purwagandhi.
Helikopter Jadi Tulang Punggung Operasi
Menurut Dudy, sebagian besar armada asing yang masuk merupakan helikopter karena memiliki kemampuan efektif dalam mendukung pemadaman api dari udara di lokasi terdampak.
Pesawat-pesawat tersebut sudah beroperasi untuk menangani karhutla. Itu kan sudah kita berikan izin semua. Tadi kan ada sekitar 35 pesawat,
Menhub Dudy Purwagandhi.
Menhub menjelaskan armada pesawat asing ini didatangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan dukungan operasional dari pemerintah pusat.
Baca juga:
Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari
Armada Asing Terlibat Pemadaman Karhutla di Indonesia
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Jumlah Pesawat Asing | 35 unit |
| Jenis Dominan | Helikopter |
| Negara Asal | Australia, Rusia, AS, Ukraina, New Zealand, Laos, Vietnam, Kanada |
| Lembaga Pengundang | BNPB |
| Peran Kemenhub | Perizinan, operasional, pengawasan keselamatan |
Rincian Operator dan Negara Asal
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menjelaskan izin penggunaan pesawat registrasi asing diberikan kepada 11 pemegang Air Operator Certificate (AOC) dari delapan negara asal dengan total 36 helikopter.
Negara asalnya dari Australia, Rusia, Amerika, Ukraina, New Zealand, Laos, Vietnam, dan Kanada,
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa
11 AOC yang terlibat Operasi Pemadaman Karhutla
- Ersa Eastern Aviation
- Genesa Dirgantara
- Falcon Patriot Utama
- Pegasus Air Service
- Whitesky Aviation
- Smart Cakrawala Aviation
- Elang Nusantara Air
- Intan Angkasa Air Service
- Volta Pasifik Aviasi
- Dabi Air Nusantara
- Derazona Air Service