KKB Penembak Warga Sipil Papua Tengah Teridentifikasi Bernama Rambo
Pasukan Satgas TNI saat menyeberang Kali Kamudan, Maybrat sebelum menguasai markas OPM pada Kamis (30/5/2024) (ANTARA/Paulus Pulo)
MerahPutih.com - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih terus terjadi di Papua Tengah. Kali ini mereka kembali berulah dengan melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil bernama Zainul.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno menyebut korban mengalami luka tembak pada bagian kepala. Peristiwa ini terjadi di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (30/5).
“Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit mulia untuk dilakukan tindakan medis,” kata Bayu, kepada media di Papua, Jumat (31/5).
Bayu menambahkan dari hasil peyelidikan awal diduga pelakunya dua orang yang namanya sudah berhasil diidentifikasikan. “Yaitu Bumi Walo dan Rambo,” ungkap Bayu.
Baca juga:
Menurut dia, saat ini Polres Puncak Jaya dan Satgas Ops Damai Cartenz-2024 sedang melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut. Pihaknya juga akan meningkatkan pengamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pada saat melaksanakan aktivitas.
"Kami akan meningkatkan jumlah aparat keamanan di daerah-daerah rawan dan patroli rutin untuk mencegah aksi teror berlanjut karena keselamatan warga adalah prioritas kami," tutup Bayu. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026