Kisah Pilu Pendaki Brasil di Rinjani Berakhir di Meja Autopsi, Jenazah Harus Lewat Jalur Darat Menuju Bali

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Kisah Pilu Pendaki Brasil di Rinjani Berakhir di Meja Autopsi, Jenazah Harus Lewat Jalur Darat Menuju Bali

im SAR gabungan mengevakuasi pendaki asal Brasil JDSP (27) yang terjatuh di Gunung Rinjani. (ANTARA/SAR Mataram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Jenazah seorang pendaki asal Brasil, Juliana, yang mengalami kecelakaan fatal di Gunung Rinjani, dijadwalkan akan menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (26/6) pukul 08.00 Wita.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah Juliana akan segera diberangkatkan menuju Denpasar, Bali, untuk selanjutnya dipulangkan ke negara asalnya, Brasil.

"Jika sudah rampung, kami bisa langsung memberangkatkannya ke Denpasar," jelas Plh. Sekda NTB, Lalu Moh. Faozal, setelah menyaksikan kedatangan jenazah Juliana di RS Bhayangkara Mataram, Rabu (25/6) malam.

Baca juga:

Pendaki Asal Brasil Meninggal di Rinjani, Komisi V DPR akan Panggil Basarnas

Pemberangkatan jenazah Juliana ke Bali akan dilakukan melalui jalur darat. Hal ini dikarenakan tidak ada penerbangan langsung dari Lombok ke Bali. Dari Bali, jenazah baru akan diterbangkan kembali ke Brasil.

Faozal menambahkan bahwa pihak keluarga Juliana akan hadir menyaksikan proses autopsi pada Kamis pagi. Saat ini, keluarga korban masih berada di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Sebagai wujud empati, Pemerintah Provinsi NTB menanggung seluruh kebutuhan keluarga Juliana selama berada di NTB, termasuk fasilitas ambulans dan transportasi.

Baca juga:

Pemerintah Brasil Tanggapi Kematian Warganya di Gunung Rinjani, Sampaikan Duka Cita Mendalam untuk Keluarga dan Teman-Teman Juliana Marins

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (21/6) ketika Juliana terjatuh di lereng Gunung Rinjani. Setelah upaya pencarian intensif, jenazah Juliana berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa (24/6) di kedalaman 600 meter dari lokasi terakhirnya.

Meskipun cuaca buruk dan tanpa bantuan helikopter, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Juliana dari pos Pelawangan menuju Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), yang berlokasi dekat pintu masuk jalur pendakian.

#Gunung Rinjani #Balai Taman Nasional Gunung Rinjani #Pendakian #Pendaki Gunung #Pendaki Tewas
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kondisi udara dingin pada malam hingga pagi hari menandakan wilayah NTB memasuki musim kemarau
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Indonesia
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Pendaki Malaysia, Chye Connsynn (41), berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani menggunakan helikopter meski sempat terkendala kabut. Korban dibawa ke RS rujukan di Denpasar.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Indonesia
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Indonesia
2 Pendaki Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan Meninggal
Kedua korban ditemukan dalam satu titik yang sama tertimpa batu besar
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
2 Pendaki Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan Meninggal
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih fluktuatif.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Indonesia
Gunung Rinjani Siap Dibuka Kembali 28 Maret 2026, Sistem Keamanan Ditingkatkan
Pendakian Gunung Rinjani akan kembali dibuka pada 28 Maret 2026. Balai TNGR telah meningkatkan sistem keamanan hingga pengelolaan destinasi.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Gunung Rinjani Siap Dibuka Kembali 28 Maret 2026, Sistem Keamanan Ditingkatkan
Indonesia
Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas di Atas Aliran Sungai Bukit Mitis
Korban ditemukan di aliran sungai daerah Mitis. Jenazah masih dalam keadaan utuh. Di mana, kostum yang dikenakan korban saat mendaki masih melekat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas di Atas Aliran Sungai Bukit Mitis
Indonesia
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Yasid Ahmad Firdaus, masih belum ditemukan. Operasi pencarian pun diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Bagikan