Kisah di Balik Es Laksamana Mengamuk Khas Riau

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 08 November 2024
Kisah di Balik Es Laksamana Mengamuk Khas Riau

Es Laksamana Mengamuk. (Website/Indonesia.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Minuman tradisonal Laksamana Mengamuk merupakan khas dari Riau. Sajian dengan bahan dasar buah kuweni ini menjadi sajian favorit yang kerap muncul dalam macam jamuan.

Es Laksamana Mengamuk ini dibuat dengan sederhana, bahan segar dan sangat mudah didapatkan di sekitar kita. Di mana menggunakan buah kuweni, santan, gula pasir atau gula merah, daun pandan. Serta tambahan biji selasih.

Cara membuatnya dimulai dengan merebus santan dengan tambahan gula. Sebelum mendidih masukkan lembaran daun pandan untuk memperkuat aroma wangi. Aduk santan jangan sampai pecah.

Jika sudah mendidih, santan didiamkan hingga kondisinya dingin. Sembari menunggu, potong kweni dalam bentuk kecil-kecil atau sesuai selera.

Kuweni sudah siap, masukkan es dan disiram dengan santan segar yang tadi. Dan es Laksamana Mengamuk pun siap disajikan.

Baca juga:

Mengenal Keindahan Pakaian Adat 'Teluk Belanga' Khas Riau

Ada cerita rakyat di balik terciptanya Es Laksamana Mengamuk. Diceritakan dalam laman Indonesia.go.id, bahwa dahulu ada seorang laksamana yang mengamuk di perkebunan kuweni. Ia mengamuk karena istrinya dibawa lari oleh pemilik perkebunan buah kuweni itu.

Karena marah yang memuncak, sang laksamana mendatangi kebun kuweni dan menebaskan pedangnya ke tiap sisi kebun, sampai membuat hancur puluhan kuweni.

Setelah melampiaskan kemarahannya, penduduk sekitar kebun kuweni pun mengambil buah yang berserak. Tapi bingung hendak diolah seperti apa karena kondisi kuweni sudah hancur.

Kemudian ada seorang wanita yang mencampurkan potongan buah kuweni dengan santan serta gula merah. Maka, jadilah minuman segar itu dan langsung dinikmati seluruh kampung. (Tka)

#Es Laksamana Mengamuk #Riau
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi
Taman Nasional Bukit Tigapuluh memasang 40 kamera jebak di 20 petak lokasi, dengan cakupan pantau seluas 2x2 kilometer persegi atau sekitar 400 hektare.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi
Indonesia
11 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau Tetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Inhu Diminta Mengikuti
11 kabupaten/kota itu tersebut yakni Kabupaten Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Siak, Kuansing, Kampar, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Pelalawan, Kota Pekanbaru, dan Dumai.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Desember 2025
11 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau Tetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Inhu Diminta Mengikuti
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Indonesia
Kantor Kantor Dinas Provinsi Riau Digeledah KPK, Cari Bukti Pemerasan Gubernur
KPK telah menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka bersama Kepala Dinas PUPRPKPP Riau, M. Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur, Dani M. Nursalam
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Kantor Kantor Dinas Provinsi Riau Digeledah KPK, Cari Bukti Pemerasan Gubernur
Indonesia
Gubernur Riau Pakai Duit Pemerasan Buat Jalan Jalan ke Luar Negeri
Uang terkait kasus dugaan pemerasan itu terlebih dahulu dikumpulkan oleh Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam (DAN) sebelum dipakai untuk bepergian ke luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
Gubernur Riau Pakai Duit Pemerasan Buat Jalan Jalan ke Luar Negeri
Indonesia
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam Serahkan Diri ke KPK Usai OTT
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam menyerahkan diri ke KPK setelah operasi tangkap tangan terhadap Gubernur Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya di Riau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam Serahkan Diri ke KPK Usai OTT
Indonesia
KPK Bagi 2 Kloter Boyong Rombongan OTT Riau, Gubernur Abdul Wahid Tiba Pertama
“Yang dibawa pada hari ini ada sembilan orang, nanti ada dua kloter pagi dan siang,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo
Wisnu Cipto - Selasa, 04 November 2025
KPK Bagi 2 Kloter Boyong Rombongan OTT Riau, Gubernur Abdul Wahid Tiba Pertama
Indonesia
Profil Gubernur Riau Abdul Wahid, Karier Moncer Eks Cleaning Service Berujung OTT KPK
Siapakah sosok Abdul Wahid yang tericiduk OTT KPK?
Wisnu Cipto - Selasa, 04 November 2025
Profil Gubernur Riau Abdul Wahid, Karier Moncer Eks Cleaning Service Berujung OTT KPK
Indonesia
OTT KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid Turut Terjaring
Salah satu yang dicolok tim penindakan KPK ialah pejabat di Dinas PUPR Riau.
Dwi Astarini - Senin, 03 November 2025
OTT KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid Turut Terjaring
Foto Essay
Menilik Riak Sungai Kuala Selat, Nadi Kehidupan Warga Kateman Riau
Aktivitas warga menaiki sampan menyusuri sungai Kuala Selat di Desa Kateman, Riau, Kamis (25/9/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 September 2025
Menilik Riak Sungai Kuala Selat, Nadi Kehidupan Warga Kateman Riau
Bagikan