Kisah di Balik Es Laksamana Mengamuk Khas Riau
Es Laksamana Mengamuk. (Website/Indonesia.go.id)
Merahputih.com - Minuman tradisonal Laksamana Mengamuk merupakan khas dari Riau. Sajian dengan bahan dasar buah kuweni ini menjadi sajian favorit yang kerap muncul dalam macam jamuan.
Es Laksamana Mengamuk ini dibuat dengan sederhana, bahan segar dan sangat mudah didapatkan di sekitar kita. Di mana menggunakan buah kuweni, santan, gula pasir atau gula merah, daun pandan. Serta tambahan biji selasih.
Cara membuatnya dimulai dengan merebus santan dengan tambahan gula. Sebelum mendidih masukkan lembaran daun pandan untuk memperkuat aroma wangi. Aduk santan jangan sampai pecah.
Jika sudah mendidih, santan didiamkan hingga kondisinya dingin. Sembari menunggu, potong kweni dalam bentuk kecil-kecil atau sesuai selera.
Kuweni sudah siap, masukkan es dan disiram dengan santan segar yang tadi. Dan es Laksamana Mengamuk pun siap disajikan.
Baca juga:
Ada cerita rakyat di balik terciptanya Es Laksamana Mengamuk. Diceritakan dalam laman Indonesia.go.id, bahwa dahulu ada seorang laksamana yang mengamuk di perkebunan kuweni. Ia mengamuk karena istrinya dibawa lari oleh pemilik perkebunan buah kuweni itu.
Karena marah yang memuncak, sang laksamana mendatangi kebun kuweni dan menebaskan pedangnya ke tiap sisi kebun, sampai membuat hancur puluhan kuweni.
Setelah melampiaskan kemarahannya, penduduk sekitar kebun kuweni pun mengambil buah yang berserak. Tapi bingung hendak diolah seperti apa karena kondisi kuweni sudah hancur.
Kemudian ada seorang wanita yang mencampurkan potongan buah kuweni dengan santan serta gula merah. Maka, jadilah minuman segar itu dan langsung dinikmati seluruh kampung. (Tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Kantor Kantor Dinas Provinsi Riau Digeledah KPK, Cari Bukti Pemerasan Gubernur
Gubernur Riau Pakai Duit Pemerasan Buat Jalan Jalan ke Luar Negeri
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam Serahkan Diri ke KPK Usai OTT
KPK Bagi 2 Kloter Boyong Rombongan OTT Riau, Gubernur Abdul Wahid Tiba Pertama
Profil Gubernur Riau Abdul Wahid, Karier Moncer Eks Cleaning Service Berujung OTT KPK
OTT KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid Turut Terjaring
Menilik Riak Sungai Kuala Selat, Nadi Kehidupan Warga Kateman Riau
Aktivitas Anak Pulau Pucung Bersekolah Sebrangi Sungai Indragiri Hilir Riau
Struktur Miring, Jembatan Sungai Rokan Riau Ditutup Total Selama 5 Pekan
Sikapi Karhutla Riau, Gibran Bakal Ketatkan Regulasi Hingga Pengawasan Pembukaan Lahan