MerahPutih.com - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto menilai dua pucuk surat Setya Novanto yang ditujukan kepada DPP Partai Golkar dan Pimpinan DPR membuktikan posisi Ketua DPR itu masih kuat.
"Maka pesan komunikasi politik itu menurut saya posisi SN masih cukup kuat dalam konteks mempengaruhi putusan pleno," ujar Gun Gun dalam diskusi bertajuk "Beringin Diterpa Angin" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).
Gun Gun menyayangkan keputusan DPP Partai Golkar yang tetap mempertahankan posisi Setnov sebagai Ketua DPR. Menurut dia, seharusnya DPP Golkar mengambil sikap tegas dengan segera mengganti Setnov dengan kader lain.
Karena itu, Gun Gun menyarankan Partai Golkar untuk menunjukan komitmen kebangsaan dengan tidak mempertahankan tersangka kasus korupsi untuk menduduki posisi strategis di lembaga legislatif.
"Partai Golkar menunjukkan semacam komitmen kebangsaan ya, bahwa tidak kemudian mempertahankan orang yang sekarang sedang dalam status tersangka itu di posisi puncak tertinggi DPR begitu," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, rapat pleno DPP Partai Golkar diadakan tiga hari berselang setelah KPK telah memindahkan Setnov dari Rumah Sakit dr. Citpo Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, ke rumah tahanan (Rutan) KPK, Jakarta Timur pada Minggu (19/11) malam.
Dalam rapat yang berjalan alot hingga larut malam itu, DPP Partai Golkar memutuskan untuk tetap mempertahankan Setnov sebagai Ketua Umum DPP Golkar hingga keluar putusan praperadilan.
Sebagai gantinya, Idrus Marham ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum untuk menjalankan tugas Setnov dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu.
Selain itu, Setnov juga tetap menjabat sebagai Ketua DPR RI setelah mengirimkan surat saktinya kepada pimpinan lembaga tersebut pada hari dilaksanakan rapat pleno Golkar. (Pon)