Kick Avenue Gandeng Jenama Lokal Mejeng di HypeQuarters 

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 31 Agustus 2023
Kick Avenue Gandeng Jenama Lokal Mejeng di HypeQuarters 

Kick Avenue gandeng jenama lokal untuk maju ke kancah internasional.(foto: Dok Kick Avenue)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUANG basement HypeQuarters di Jalan Pesanggrahan Nomor 32, Jakarta Barat, tampak menarik. Saat menuruni tangga ke arah bawah, pengunjung disapa sebuah mural nan artsy. Meski rubanah, ruangan itu terasa lega. Tiada kesan pengap khas ruangan bawah tanah. Lampu neon berwarna putih menerangi seluruh ruangan itu.

“Ruangan basement ini kami dedikasikan untuk ruang pamer jenama lokal yang telah bekerja sama dengan Kick Avenue,” kata CEO Kick Avenue Christopher Eko saat jumpa wartawan di HypeQuarters, medio Agustus.

BACA JUGA:

Catat Milestone Baru, Kick Avenue Buka HypeQuarters

HypeQuarters merupakan ruang pamer perdana yang dibuka Kick Avenue. “Sebenarnya ide untuk membuka toko luring ini sudah diinisiasi pada 2020. Kala pandemi. Namun, barulah dengan adanya pendanaan ini, kami bisa merealisasikannya hari ini,” jelas Eko saat berbincang dengan Merahputih.com. Lokapasar collectibles ini telah memulai 2023 dengan optimisme penuh. Di Januari, Kick Avenue mengumumkan penerimaan akuisisi pendanaan investasi Seri A. Pendanaan itu diinisiasi dua lokapasar luar negeri, yakni KREAM yang berbasis di Korea dan SneakersLAH dari Malaysia. Total pendanaan yang mereka peroleh yakni USD 2,9 juta dengan penilaian yang dirahasiakan.

hypequarters
Kick Avenue membuka toko luring perdana, Hypequarters di Agustus.(foto: dok Kick Avenue)

Kick Avenue didirikan pada 2017 oleh co-founder Christopher Eko, Alwin Sasmita, Reinaldo Gunawan, dan Jeffry Jouw (co-founder USS Network), yang bertindak sebagai penasihat bisnis. Lokapasar ini telah tumbuh menjadi salah satu andalan bagi para penggemar budaya hype di Indonesia. Kick Avenue menawarkan variasi produk nan beragam terutama sneakers mulai dari jenama internasional seperti Adidas, Nike, New Balance, hingga jenama lokal seperti Ventela dan lainnya.

Sebelumnya, Kick Avenue telah mengamankan pendanaan awal dari Insignia Ventures Partners di penghujung 2019. Dengan pendanaan itu, lokapasar ini meluncurkan kategori luxury yang menyediakan produk desainer kelas atas. Hal itu menambah lebih banyak jenama dan varian sehingga memperluas segmen pasar.

BACA JUGA:

Amankan Pendanaan Seri A, Kick Avenue Siap Kembangkan Bisnis

Meski Kick Avenue telah lama beroperasi di ranah daring, kehadiran toko luring, menurut Eko, memungkinkan para pembeli bisa langsung melihat dan merasakan bahan produk yang akan dibeli. “Sebagai contoh sneakers Adidas hasil kolaborasi dengan Dior ini. Harga di pasaran untuk produk ini mencapai Rp 120 juta. Jadi pembeli pastilah ingin merasakan, menyentuh langsung produknya sebelum mengambil keputusan besar membelinya,” jelasnya.

Hal itu diamini Head of Marketing of Kick Avenue Andreas Ivan. Ia mengatakan membangun kepercayaan pelanggan merupakan prioritas mereka. “Lewat toko luring ini, kami memberikan pengalaman belanja yang fresh dan captivating,” ujarnya.

Hal itu sejalan dengan visi lokapasar ini. Kick Avenue, menurut Eko, diciptakan sebagai platform tepercaya yang dapat mencegah pembeli mendapat barang palsu atau lebih buruk lagi penipuan secara daring. “Kini, kami bisa berinteraksi langsung dan menunjukkan secara keseluruhan apa itu Kick Avenue,” katanya.

hypequarters
Basement HypeQuarters didedikasikan bagi jenama lokal.(foto: dok Kick Avenue)

HypeQuarters yang terletak di Jalan Pesanggrahan 32, Jakarta Barat, ini terdiri dari ground floor, basement, dan second floor. Di lantai dasar, pengunjung bisa menemukan koleksi streetwear serat sneakers.

Lantai dua dikhususkan untuk koleksi high-end luxury designer brand. Di lantai yang sama, terdapat juga Vault yang menyimpan produk-produk paling eksklusif dan berkualitas tinggi. Produk tersebut dipisahkan demi memberikan pelanggan pengalaman belanja lebih privat dan personal.

Sementara itu, bagian basement menjadi ruang mejeng jenama lokal. “Local fashion entrepreneurs punya potensi bersaing di skala global. Itu menjadi hasrat kami untuk memastikan local brands mendapat exposure dan awareness yang layak,” ungkap Eko.

kick avenue
CEO Kick Avenue Christopher Eko menggandeng jenama lokal untuk maju ke kancah internasional.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)

Lebih jauh, ia menceritakan rencana Kick Avenue menggandeng jenama lokal dalam skema inkubasi di masa depan. “Apa yang akan kami pelajari dari brand luar akan kami bagi dengan brand-brand lokal ini. Jadi transfer ilmu itu yang ingin dicapai dari kolaborasi ini,” kata Eko kepada Merahputih.com.

Salah satu jenama yang telah menjalin kolaborasi dengan Kick Avenue yakni 3Second. “Nah, ini jaket yang saya pakai ini punya mereka nih. Salah satu tujuan kolaborasi dengan mereka ialah agar Kick Avenue bisa menjangkau pasar yang lebih remote dan rural,” ujar Eko sambil memamerkan jaket hitam nan keren bergambar harimau di bagian belakang. Ia mengungkap saat ini ada ratusan jenama lokal yang melakukan pendekatan. Meski punya target menggandeng 30 jenama lokal tahun ini, Eko memberikan perhitungan realistis dan menyebut mungkin akan ada sekitar 10 jenama yang akan berkolaborasi dengan Kick Avenue hingga akhir tahun ini.

“Saya belum tahu goal akhir apa yang bisa kami hasilkan. Namun, misi kami dari kolaborasi ini ialah bisa membawa jenama lokal ini ke kancah internasional,” tutupnya.(dwi)

BACA JUGA:

Saatnya Berburu Sneakers Original di Kick Avenue Fair 2022

#Agustus Sebangsa Panjat Sosial #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan