Kiai Ma'ruf Ungkap Isi Telepon Jokowi Usai Debat Ketiga
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA
MerahPutih.Com - Penampilan cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dalam debat ketiga Pilpres 2019 benar-benar diluar dugaan banyak pihak. Semula tak sedikit yang meragukan kemampuan Kiai Ma'ruf dalam menghadapi 'darah muda' Sandiaga Uno.
Hasilnya, Kiai Ma'ruf mampu menjalani debat dengan baik bahkan menuai pujian baik dari kalangan pengamat, pendukung maupun kubu Prabowo-Sandi.
Terkait penampilan primanya di arena debat, Kiai Ma'ruf mengaku mendapat telepon langsung dari Jokowi.
"Kemarin ditelepon, ya beliau (Jokowi) senang katanya bagus sekali (performa debat), saya terima kasih lah," ujar Kiai Ma'ruf di Pamekasan, Madura, Selasa (19/3).
Kiai Ma'ruf dalam keterangan pers TKN kepada media menjelaskan, sebenarnya debat ketiga tidak jauh berbeda dengan debat-debat sebelumnya. Hanya saja, kata dia, pada debat ketiga kemarin dirinya mendapatkan porsi yang lebih banyak untuk berbicara.
"Yang pertama kan memang saya mengambil porsi sedikit karena bersama Pak Jokowi. Nah debat yang ketiga kan full saya," ucap Kiai Ma'ruf.
Penonton dan publik yang menyaksikan siaran langsung debat ketiga takjub dengan Kiai Ma'ruf dalam debat itu lantaran dapat menguasi tema dengan baik, seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial-kebudayaan.
"Karena full tentu saya banyak mendengar, banyak berdiskusi soal empat hal itu, pendidikan, kesehatan tenaga kerja, sosial budaya," kata Ketua Umum MUI ini.
Pada kesempatan yang sama, Kiai Ma'ruf meminta para relawan dan pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf untuk lebih bekerja keras demi meraih kemenangan pada Pilpres 2019.
Menurut Kiai Ma'ruf, berdasarkan hasil survei SMRC pasangan Jokowi-Ma'ruf hanya unggul dua persen dari pasangan Prabowo-Sandi di wilayah Banten.
Padahal, sebagai tokoh yang berasal dari Banten, seharusnya Jokowi-Ma'ruf bisa meraih suara dengan selisih yang lebih tinggi.
Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting SMRC merilis elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 43 persen, melawan Prabowo-Sandiaga 41 persen.
Kendati sudah disurvei menang, Ma'ruf ingin terus meningkatkan elektabilitas dalam satu bulan tersisa menjelang pencoblosan 17 April mendatang.
"Masih ada sebulan, jadi kita ingin menangnya tidak tipis, naik lagi," ucapnya.
Ma'ruf merasa tidak puas hanya unggul tipis sekitar 2 persen. Dia menargetkan jarak dengan lawannya di Banten sampai 10 persen.
"Minimal 10 persen lah, jangan sampai kurang dari 10 persen," pungkas Kiai Ma'ruf Amin.(Knu)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KPU Larang Menteri Hadiri Debat Capres, TKN: Kekanakan-kanakan Sekali, Kalau Pimpinan DPR Boleh
Bagikan
Berita Terkait
Ogah Buka Dokumen Capres-Cawapres, KPU Jadi Tidak Transparan
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Akhiri Tugas sebagai Menteri, Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Sekjen UNWTO
Jumlah Penonton MotoGP Indonesia di Mandalika Ditarget Tembus 120 Ribu
Reza Arap Ikhlas bila Kemenparekraf enggak Jadi Reimburse
Ancaman Megathrust, Sandiaga Uno Serukan Kewaspadaan Wisata Pesisir
Ancaman Gempa Megathrust, Sandiaga Uno: Tetap Berwisata dengan Kewaspadaan
Sandiga Uno Segera Tentukan Sikap di Pilkada Jabar
Paket Wisata 3B Kemenparekraf Incar Kunjungan 24 Ribu Wisatawan