KH As’ad Said Ali: Pancasila Menyatukan Perbedaan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 06 Oktober 2017
KH As’ad Said Ali: Pancasila Menyatukan Perbedaan

Lambang negara (Foto: kemendagri.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia memiliki 1.340 suku, tetapi meski berbeda-beda tetap satu. Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika terbukti mampu menyatukan keragaman yang ada di Indonesia.

Mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali mengatakan Pancasila merupakan hasil ijitihad ulama dan kelompok nasionalis. Kemudian, dikawinkan dengan sistem berbasis modern dengan Islam dan kondisi yang ada di Indonesia.

"Pancasila terbukti menjadi alat pemersatu dan penguat bangsa. Karena itu marilah kita pelihara, kita kembangkan sesuai perkembangan zaman agar kita terhindar dari perpecahan,” katanya di Jakarta, Jumat (6/10).

Pada zaman dahulu, Indonesia adalah negara kerajaan yang memberlalukan hukum adat dan juga hukum Islam.

"Hebatnya, dua hukum itu dapat berlaku secara bersamaan. Di zaman modern, dua hukum itu bertambah yaitu hukum modern. Tapi, Pancasila terbukti mampu mensinkronkan ketiga hukum itu dan disesuaikan dengan perkembangan zaman," sambungnya.

Berbeda dengan di Arab Saudi, lanjut As'ad, di sana hanya berlaku hukum Islam. Di Indonesia, tidak boleh memaksakan hukum Islam dengan adat dan budaya yang berlaku di indonesia.

Mantan Wakil Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) ini juga menegaskan Pancasila menjamin hak kolektif seluruh warga negara tanpa membedakan identitas. Pada peristiwa 1998, misalnya, warga Tionghoa diusir oleh rakyat pribumi dari Indonesia. Namun, dengan landasan nilai Pancasila pemerintah menjaga dan melindungi warga Tionghoa tersebut karena mereka juga memiliki hak kolektif sebagai warga negara Indonesia.

As'ad mengutarakan, saat ini ada tantangan besar untuk tetap menjaga Pancasila sebagai pandangan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, ada beberapa kelompok yang bertentangan dan bahkan menolak dasar negara tersebut.

“Pancasila harus kembali seperti dulu, yang dapat menjadi pemersatu bangsa Indonesia.” kata Kiai As’ad. (*)

#Pancasila #NKRI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia telah mengalami swasembada pangan. Di saat, kata Prabowo, masih banyak negara lain yang kesulitan terkait pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia
Bagaimana Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur dan Diperingati, Begini Sejarahnya
Melalui putusan Keputusan Presiden RI nomor 24 Tahun 2016. 1 Juni jadi hari libur nasional, untuk mengingat kontribusi pendiri bangsa membentuk dasar negara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Bagaimana Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur dan Diperingati, Begini Sejarahnya
Bagikan