Ketum PBNU Sebut Ulama Harus Serukan Persatuan Bukan Kebencian, Sindir Ijtima Ulama III?

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 03 Mei 2019
Ketum PBNU Sebut Ulama Harus Serukan Persatuan Bukan Kebencian, Sindir Ijtima Ulama III?

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) PBNU KH Said Aqil Siradj. Foto: MP/Kanugrahan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Multaqo Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5). Acara tersebut diselenggarakan untuk menyikapi situasi dan kondisi bangsa agar tetap terjaga stabilitas keamanan dan ukhuwah Islamiyah.

Multaqo ini diinisiasi dan dihadiri oleh ulama sepuh KH Maimun Zubair dan Habib Lutfi bin Yahya yang dihadiri 1500 orang peserta dari para ulama sepuh, berbagai ormas, para habaib, para cendekiawan muslim.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) PBNU KH Said Aqil Siradj
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) PBNU KH Said Aqil Siradj. Foto: MP/Kanugrahan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan, pertemuan ini betul-betul diikuti para ulama.

"Pertemuan ini adalah betul-betul yang bertemu para ulama, para habaib, ulama yang memiliiki pesantren dan umat. Yang betul-betul paham, mumpuni tentang agama. Dan ulama yang hidup bersama Umat. Termasuk ulama yang membimbing, mengasuh dan mengayomi," kata Said saat acara di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5).

Menurut Said, pertemuan ini bertujuan untuk mengajak umat setelah massa pemilu untuk bersatu.

"Sayangilah bangsa Indonesia ini. Mari, prioritaskan persatuan. Islam mengajarkan persatuan, Islam mengajarkan ukhuwah persaudaraan, Islam mengajarkan budaya akhlakul karimah, Islam melarang kekerasan apalagi chaos dan konsitusional," jelas Said.

Said lantas menyorotu soal Ijtima Ulama Jilid III yang baru saja selesai dengan salah satu rekomendasinya ada dugaan kecurangan dalam pemilu dan mendesak Jokowi-Ma'ruf didiskualifikasi.

"Setahu saya ulama ya ini (acara Multaqo). KH Maimun Zubair, KH Anwar Iskandar. Yang punya santri, yang punya pesantren, paham tentang tafsir, hadist, fiqih, ilmu kalam, peradaban," ungkap Said.

Bukan hanya ulama yang dinilai Said hanya mengandalkan tampilan saja.

"Tapi yang paham ilmu agama. Saya nggak tahu (Ijtima ulama). Islam itu membangun ukhuwah, dan melarang permusuhan sesama bangsa," imbuh Said yang mengenakam peci hitam dan batik lengan panjang ini.

Ia mengajak, agar semua pihak membangun kembali persatuan.

"Jangan sampai kita gara-gara Pilpres sampai kayak negara-,negara di Timur Tengah. Nauzubillah, sampai perang saudara, sampai pecah. Jangan sampai. Tunjukkan bangsa Indonesia khususnya umat Islam berdewasa. Pemilu boleh berbeda pilihan, tapi kita tetap bersatu," imbuh Said.

Penggagas Ijtima Ulama III, Bachtiar Nasir. (MP/Kanugrahan)
Penggagas Ijtima Ulama III, Bachtiar Nasir. (MP/Kanugrahan)

Point dalam Multqo ini antara lain meminta seluruh umat Islam wajib taat kepada keputusan KPU, BAWASU dan MK jika menyangkut masalah hasil pemilu, karena mereka adalah lembaga negara yang diberi wewenang berdasarkan UU untuk menyelenggrakan pemilu dan mengumumkan hasilnya. Sebaiknya umat Islam menghindari tindakan yang mengarah kepada bughat.

Multaqo alim ulama menghimbau ummat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan, perdamaian, dan situasi yang kondusif, dengan mengedepankan persamaan sebagai ummat manusia yang saling bersaudara satu sama lain, daripada menonjolkan perbedaan yang bersifat kontra produktif.

Selain itu, multaqo juga mengajak seluruh ummat islam di Indonesia untuk tidak terpancing dalam melakukan aksi-aksi inkonstitusional. (Knu)

#Ketua Umum PBNU #Said Aqil Siradj
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara
Muktamar Ke-35 NU Tambakberas Dimulai Besok! Cek Jadwal, Agenda, dan Isu Panas di Sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara
Indonesia
Begini Persiapan PBNU Jelang Muktamar Pemilihan Ketua Umum
PBNU juga telah berkirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta kesediaannya membuka langsung Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Begini Persiapan PBNU Jelang Muktamar Pemilihan Ketua Umum
Indonesia
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
PBNU mendorong Indonesia untuk terus memposisikan diri sebagai sahabat bagi semua negara yang terlibat demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Pemerintah menekankan bahwa keberagaman dalam memulai ibadah puasa merupakan hal lumrah yang sudah sering terjadi di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Indonesia
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Gus Yahya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang bekerja di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Indonesia
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Gus Yahya mengklaim masih aktif menjalankan tugas dan fungsi-fungsi organisasi. Dia menjelaskan, apabila ingin memberhentikan dirinya harus melalui muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Indonesia
PBNU Minta Kader tak Gampang Percaya soal Surat Pemecatan Ketum Gus Yahya
PBNU meminta seluruh pihak melakukan verifikasi keaslian surat melalui situs verifikasi-surat.nu.id atau menggunakan Peruri Code Scanner.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
PBNU Minta Kader tak Gampang Percaya soal Surat Pemecatan Ketum Gus Yahya
Indonesia
PBNU Klaim Surat Pemecatan Gus Yahya dari Ketum Ilegal, tak Ada Tanda Tangan Pengurus Pusat
Seluruh jajaran pengurus serta warga NU di semua tingkatan diimnau tetap tenang dan memeriksa keaslian dokumen yang mengatasnamakan PBNU melalui saluran resmi.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
PBNU Klaim Surat Pemecatan Gus Yahya dari Ketum Ilegal, tak Ada Tanda Tangan Pengurus Pusat
Indonesia
PBNU Memanas, Katib Syuriah Minta Dua Kubu Islah dan Bertemu
AD/ART NU menetapkan Ketua Umum sebagai mandataris Muktamar. Karena itu, pemberhentian hanya dapat dilakukan melalui Muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 25 November 2025
PBNU Memanas, Katib Syuriah Minta Dua Kubu Islah dan Bertemu
Bagikan