Pilkada Serentak

Ketua DPC PDIP Solo Ubah Lirik Lagu Didi Kempot "Pamer Bojo", Sindir Gibran?

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Januari 2020
 Ketua DPC PDIP Solo Ubah Lirik Lagu Didi Kempot

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo ubah syair lagu Pamer Bojo untuk sindir Gibran? (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua DPC PDIP Solo sekaligus Wali Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo tampak menyanyikan lagu Didi Kempot berjudul 'Pamer Bojo' dengan lirik lagu yang telah diubah.

Lagu itu dinyanyikan Rudy diantaranyanya saat membuka event budaya Grebeg Sudiro untuk menyambut Imlek pada tanggal 18 Januari lalu. Diindikasikan nyanyian tersebut merupakan sebuah sindiran terkait panasnya berebut rekomendasi di Pilwakot Solo 2020.

Baca Juga:

Caleg PDIP Terjerat Kasus Suap PAW, Ketua DPC PDIP Solo: Kasihan Ibu Mega Dibohongi

Dimana lirik asli lagu 'Pamer Bojo' sebenarnya adalah, 'Dudu klambi anyar sing neng njero lemariku. Nanging bojo anyar sing mbok pamerke neng aku'.

FX Hadi Rudyatmo pertanyakan loyalitas Gibran sebagai kader PDIP
FX Hadi Rudyatmo pertanyakan loyalitas Gibran sebagai kadeer PDIP di Pilwalkot Solo (MP/Ismail)

Kemudian lirik asli itu diubah oleh Rudy, 'Dudu klambi abang sing mbok simpen neng atimu (bukan baju merah yang kamu simpan di hatimu). Nanging klambi anyar sing mbok pamerke neng aku (tapi baju baru yang kamu pamerkan kepadaku). Baju merah yang dinyanyikan oleh Rudy identik dengan warna simbol dari PDIP.

Sindiran tersebut diduga berkaitan dengan dinamika Pilkada Solo di internal PDIP. Terlebih dengan kehadiran putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Piwakot Solo yang tiba-tiba muncul mencalonkan diri maju Pilkada lewat DPD PDIP. Padahal, DPC PDIP telah mengusung Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.

Dikonfirmasi, Rudy menegaskan tidak menyindir siapapun dalam merubah lirik lagu itu. "Saya merubah lirik lagu Didi Kempot (Pamer Bojo) tidak ada maksud menyindir siapapun. Saya juga tidak sebut nama," ujar Rudy di rumah dinas Loji Gandrung, Minggu (26/1).

Rudy mengatakan di Pilkada serentak tahun ini banyak pendatang baru. Ia hanya meminta agar semua kader PDIP bisa komitmen pada partainya.

"Ya kalau menyimpan klambi (baju) merah di hatinya itu beneran. Kalau saya kan nyimpen klambi abang neng ati tenan (menyimpan baju merah di hati dengan sungguh-sungguh). Bukan kutu loncat," kata dia.

Baca Juga:

Calon Kepala Daerah Minta Rekomendasi DPP PDIP Lewat Pintu Belakang, FX Rudy: Aku Iki Ora Tau

Rudy menegaskan dirinya tak menyindir siapapun terkait hal ini. Namun dirinya menyampaikan agar semua pihak bisa introspeksi dan evaluasi. Termasuk saat partai menerima orang baru.

"DPP PDIP sekarang harus mau introspeksi dan evaluasi. Menerima sembarang orang itu juga belum tentu loyalitasnya bagus. Jangan-jangan cuma cari keuntungan sendiri," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Megawati Sindir Calon Kepala Daerah Lobi Rekomendasi Lewat Pintu Belakang, Ini Reaksi Gibran

#Wali Kota Solo #FX Hadi Rudyatmo #Gibran Rakabuming #DPP PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Pelapor merupakan warga Solo, yakni Budi Kuswanto dan Tri Sapto warga Solo menyerahkan laporan ke Kantor Kejari Solo didampingi kuasa hukumnya, Jumat (3/7).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
 Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Indonesia
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Gerindra menegaskan pihaknya mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ultah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan