Ketua Banggar Tolak Pengurangan BBM Subsidi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 06 April 2026
Ketua Banggar Tolak Pengurangan BBM Subsidi

Ilustrasi: Kendaraan mengantre membeli BBM di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di ruas Jalan Manekroo, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla pada Minggu (5/4) mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengurangan subsidi BBM untuk menekan defisit anggaran di tengah konflik global.

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyatakan tidak setuju dengan usulan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla soal pengurangan subsidi bahan bakar minyak di tengah kenaikan harga minyak dunia.

"Kalau subsidi BBM dikurangi, kami enggak setuju," kata Said saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4).

Menurut dia, dalam kondisi dinamika global akibat konflik di Timur Tengah, kenaikan harga energi internasional tidak dimungkiri akan membebani keuangan negara.

Baca juga:

'Ritual' dari Icona Pop dan Daya, Energi Pelepasan dan Proses Penyembuhan Diri di Lantai Dansa

Namun, dia tidak setuju jika kebijakan yang diambil justru menekan masyarakat kurang mampu.

"Kenapa kita mengotak-atik subsidi? Kenapa kita tidak bicara terhadap harga nonsubsidi yang sampai sekarang belum naik? Kenapa yang untuk orang miskin yang diotak-atik. Jangan, dong," ucapnya.

Dia memandang akan lebih masuk akal untuk melakukan penyesuaian terhadap harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan dampak inflasi.

"Kalau mau diotak-atik yang sudah dijual di pasar yang harga keekonomian, itu lebih make sense. Itu pun harus dihitung dampak inflatoir-nya, inflasinya, karena begitu sekali naik, kan ke mana-mana," katanya.

"Jadi, kita lagi berhitung betul, kasih kesempatanlah, jangan kemudian BBM begitu harga minyak naik kita kayak kebakaran jenggot seakan-akan besok langit akan runtuh, enggak," imbuhnya.

Selain itu, Said menambahkan langkah lain yang diperlukan adalah memastikan subsidi LPG 3 kilogram tepat sasaran.

Ia meyakini jika subsidi LPG tepat sasaran, anggaran yang dialokasikan tidak akan sia-sia.

"Caranya bukan sekedar semata-mata pemerintah punya data SEN (Sosial Ekonomi Nasional), tapi juga lakukanlah berulang kali, bolak-balik, dengan sidik jari atau retina mata bagi orang yang berhak untuk mendapatkan tabung LPG 3 kilogram," katanya. (*)

#SPBU #Hemat Energi #ESDM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dibanding Buat Singapura, Pemerintah Pastikan Utamakan Pasokan Gas Buat Domestik
Pemerintah masih mempertimbangkan perkembangan kebutuhan energi nasional dalam menentukan kebijakan ekspor gas ke depan, termasuk kemungkinan penyesuaian pengiriman LNG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Dibanding Buat Singapura, Pemerintah Pastikan Utamakan Pasokan Gas Buat Domestik
Indonesia
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Selain gas pipa, ia menyampaikan Indonesia juga memasok gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ke Singapura sebanyak sekitar 146 kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Isi BBM di Bali Skema Ganjil Genap Tergantung Nopol, Anggota TNI/Polri Awasi di SPBU
Pertamina akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membantu mengatur kendaraan yang mengisi BBM di SPBU agar sesuai dengan ketentuan ganjil genap.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Isi BBM di Bali Skema Ganjil Genap Tergantung Nopol, Anggota TNI/Polri Awasi di SPBU
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Indonesia
Antrean Beli BBM di Sulawesi Selatan Belum Terurai, Warga Protes Pembatasan
PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan menyiagakan dua kapal minyak guna percepatan pasokan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Antrean Beli BBM di Sulawesi Selatan Belum Terurai, Warga Protes Pembatasan
Indonesia
Beli BBM Pakai Syarat STNK, Begini Kata Pertamina
Setiap kebijakan terkait penyaluran BBM yang berkaitan dengan masyarakat akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan regulator
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Beli BBM Pakai Syarat STNK, Begini Kata Pertamina
Berita
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Tarif listrik per kWh 24-31 Agustus 2026 tetap. Cek tarif listrik PLN terbaru untuk 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA hingga 6.600 VA ke atas.
ImanK - Senin, 24 Agustus 2026
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Bagikan