Fashion

Ketua APPMI Sebut Pasar Lokal Sudah Membaik

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 01 Mei 2023
Ketua APPMI Sebut Pasar Lokal Sudah Membaik

Poppy Dharsono selaku Ketua APPMI. (Foto: Instagram@poppydharsono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA pagelaran fesyen show di Indonesia kembali menjamur setelah pandemi COVID-19. Perancang busana sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Poppy Dharsono menilai bahwa pasar fesyen lokal sudah membaik.

Meski demikian, menurut Poppy, ada beberapa hal teknis yang masih harus dimaksimalkan agar produk Indonesia dapat bertahan di tengah gempuran merek pakaian dari luar negeri.

"Saya lihat pasarnya sudah baik, tapi, polanya (pakaian) masih belum baik,” kata Poppy, seperti dilansir ANTARA, Minggu (30/4).

Ia menjelaskan beberapa perancang busana masih menggunakan teknik pemotongan pakaian yang salah. Poppy dan APPMI pun berinisiatif untuk memberikan kursus singkat mengenai teknik memotong pakaian yang tepat kepada beberapa perancang busana di acara Ramadan Runway 2023 tersebut.

Baca juga:

Poppy Dharsono Kritik Mahasiswi Berjilbab

Ketua APPMI: Pasar Lokal Sudah Membaik
Gelaran fesyen show jenama lokal mulai marak dilakukan. (Foto: Merahputih.com/Ronggo)


Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu merek lokal Indonesia, Poppy bersama APPMI mengadakan kursus agar keahlian para perancang busana Indonesia dapat meningkat. Salah satunya dengan menyelenggarakan acara Ramadan Runway 2023 bagi perancang busana terpilih.

Selain membuat pagelaran untuk busana lokal, Poppy mengatakan akan membuat pedoman khusus mengenai ukuran pakaian masyarakat di Indonesia. Menurutnya, hal terpenting bagi perancang dan pengusaha busana di Indonesia adalah menyesuaikan ukuran pakaian yang pas bagi masyarakat.

Baca juga:

Poppy Dharsono Bawa Industri Kulit Garut Naik Kelas

Ketua APPMI: Pasar Lokal Sudah Membaik
Poppy menilai, tren fesyen di Indonesia sebisa mungkin memiliki sentuhan etnik khas budaya Indonesia. (Foto: Merahputih.com/Ronggo)

Oleh karena itu, ia dan APPMI akan segera meluncurkan pedoman khusus bagi perancang busana agar sesuai dengan standarisasi pakaian sebagian besar masyarakat, sehingga mengurangi keluhan tidak pasnya ukuran pakaian dari perancang merek lokal.

"Tahun kemarin, kita sudah meluncurkan. Kita sekarang dalam proses guidance (standardisasi ukuran pakaian) bagi para desainer,” ujar Poppy.

Terkait dengan tren fesyen Indonesia di 2023, Poppy mengatakan APPMI sebagai wadah bagi perancang busana Indonesia berusaha untuk menciptakan tren busana sendiri. Meski begitu, APPMI tetap melihat kondisi tren busana di luar negeri agar tetap up to date atau tidak ketinggalan zaman.

Poppy menilai, tren fesyen di Indonesia sebisa mungkin memiliki sentuhan etnik khas budaya Indonesia. Selain itu, pemilihan warna pakaian menjadi penting agar sesuai dengan pola atau corak pakaian.

Poppy berpesan kepada para perancang busana lokal yang ingin lebih dikenal oleh masyarakat agar terus belajar dan mengikuti acara yang diselenggarakan beberapa pihak, salah satunya APPMI. (and)

Baca juga:

Usaha Poppy Dharsono Naikkan Kelas Kulit asal Garut

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Bagikan