Usaha Poppy Dharsono Naikkan Kelas Kulit asal Garut

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 09 Juli 2022
Usaha Poppy Dharsono Naikkan Kelas Kulit asal Garut

Poppy Dharsono ingin membuat Kualitas Kulit di Garut Naik Kelas (Foto: dok. Poppy Dharsono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA punya potensi yang sangat besar di industri fesyen. Terlebih bila diiringi dengan kualitas produk serta marketing yang bagus, produk-produk fesyen dari Indonesia niscaya bisa bersaing di kancah dunia.

Hal itu menjadi pandangan Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Poppy Dharsono. Ia melihat industri fesyen di Indonesia memiliki potensi yang besar, salah satunya yakni kota Garut.

Baca Juga:

Desainer Wignyo Rahadi Dukung Penuh Pengembangan Batik Jambi


"Saya melihat di Garut itu sudah 100 tahun umur industri perkulitannya, sama persis kaya Gucci. Bedanya, Gucci sudah mendunia, sudah memberikan dampak yang hebat. Oleh karena itu, dengan jaringan saya, pikiran saya, dan pengalaman saya, kita siap memberi untuk membuat UKM di industri fesyen terus berkembang, khususnya perkulitan," kata Poppy Dharsono saat ditemui di pesta ulang tahunnya di Sofia The Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat (8/7).

Poppy Dharsono melihat Garut punya potensi yang besar (Foto: pixabay/pexels)

Dalam pengembangan kualitas kulit di Kota Garut, Poppy didukung beberapa pihak seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Perdagangan.

"Kita bergandengan tangan dengan beberapa kementerian. Kita sepakat membuat Kota Garut khususnya perkulitannya lebih memiliki produk yang bagus," tutur Poppy.

Adapun beberapa langkah yang sudah dilakukan Poppy Dharsono, dari mulai menarik investor, mendata ketersediaan bahan baku hingga pelatihan.

"Sedang kita proses untuk menarik investor atau pabrik yang ada di Florence ke Garut. Kita sekarang lagi bikin data di Garut kulitnya berapa banyak, apakah cukup untuk memenuhi kebutuhan industrinya, yang mungkin bisa memberikan dampak positif dan lapangan pekerjaan di Kota Garut," jelasnya.

Baca Juga:

Jeny Tjahyawati, Jagoan Modest Fashion Indonesia

Poppy Dharsono ingin membuat perkulitan di Garut bisa 'naik kelas' (Foto: pixabay/hans)

Keinginan Poppy Dharsono untuk membuat industri fesyen khususnya kulit dari Garut bisa lebih 'naik kelas' berawal dari Indonesia Fashion Week. Saat itu, Poppy melihat produk kulit belum memenuhi syarat. Meski terlihat bagus secara pandangan, tapi kualitas produk kulit lokal kurang pas saat disentuh.

"Jadi buat saya belum standar internasional. Itu yang akan kita benahi, saya ingin membuat kulit Garut lebih berkualitas, dan kota Garut menjadi Florence-nya Indonesia," jelas Poppy.

Poppy menjelaskan Kota Garut memiliki potensi yang sangat besar, tapi untuk menaikkan kelas skill dan kualitas membutuhkan waktu sekitar 2-3 tahun. Poppy juga mgantakan pihaknya sedang mendatangkan ahli dari Italia untuk pelatihan pembuatan kulit, sepatu, tas, dan garment di Garut. (Ryn)

Baca Juga:

Indonesia Pimpin Global Modest Fashion Week Association

#Juli Warga +62 Naik Kelas #Poppy Dharsono #Fashion #Desainer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Pameran John Galliano di The Met 2027 resmi dibatalkan. Temukan alasan mengejutkan di balik kontroversi masa lalu, serta keputusan dari Anna Wintour dan pihak museum
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan