Kesuksesan Indonesia Atasi Ancaman Teroris Jadi Materi Seminar di Vatikan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 26 Oktober 2018
Kesuksesan Indonesia Atasi Ancaman Teroris Jadi Materi Seminar di Vatikan

Paus Fransiskus menyapa umat di lapangan Basilika St Petrus, Vatikan (ANT/Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia memaparkan kesuksesan mengatasi aksi terorisme di Tanah Air dalam seminar internasional yang digelar di Tahkta Suci Vatikan, Roma. Paparan ini disampaikan langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Penanggulangan Terorisme Komjen Suhardi Alius.

Seminar bertema "Countering Transnational Crimes" ini digagas empat Kedutaan Besar untuk Takhta Suci Vatikan (TSV), bersama Indonesia, Korea, Turki, dan Australia. Lokasinya bertempat di universitas milik Vatikan, Universitas Kepausan Urbaniana (Pontifical Urban University) di Vatikan, Kamis (25/10) kemarin waktu setempat.

suhardi
Komjen Pol Suhardi Alius (foto Wikipedia)

Dalam paparannya, Kepala BNPT menekankan Indonesia memandang terorisme tidak seharusnya dikaitkan dengan agama, kebangsaan, atau budaya manapun. Menurut dia, Indonesia menggunakan dua pendekatan yakni, "soft approach" (kontra radikalisasi, deradikalisasi, kesiapan dan ketahanan nasional) serta "hard approach"(penegakan hukum).

Suhardi juga menyinggung beberapa kasus terorisme yang terjadi di Indonesia selama dua tahun terakhir, seperti Bom Sarinah tahun 2016, Bom Panci di Bandung tahun 2017, dan tiga Bom Gereja di Surabaya yang terjadi awal tahun 2018. Dua video kegiatan BNPT terkait upaya merangkul kembali mantan pelaku teroris juga diputar selama seminar berlangsung.

thamrin
Karangan bunga belasungkawa atas peristiwa peledakan bom dan penembakan di Sarinah, Jalan MH Tharin, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/1). (Foto: MP/Afditya Iman)

"Dalam usaha memberantas akar persoalan terorisme, pemerintah perlu melihat proses radikalisasi dan bagaimana terorisme dapat berkembang di suatu komunitas secara komprehensif," kata Suhardi, dilansir Antara, Jumat (26/10). Mantan Kabareskrim Polri itu menambahkan kesemuanya ini dapat dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga masyarakat, akademisi, bahkan sektor swasta untuk implementasi yang tepat sasaran.

Tiga pembicara lain dari negara anggota MIKTA yang juga memberikan paparannya adalah Youngja Bae dari Korea yang berbicara tentang kejahatan siber, Aylin Tashan dari Turki memaparkan strategi Turki dalam menangani terorisme, dan Andrea Humphrys dari Australia fokus pada isu perdagangan manusia. Seminar ini dihadiri anggota korps diplomatik untuk TSV, wakil dari pemerintah TSV, perwakilan organisasi internasional, perwakilan masyarakat, civitas akademika, dan media. (*)

#BNPT #Terorisme #Vatikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Nilai Pancasila
Indonesia bersama Vatikan akan terus mempromosikan perdamaian dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Nilai Pancasila
Dunia
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Hasil tes pada jaringan yang diangkat selama operasi Paus mengonfirmasi diagnosis awal dan menunjukkan bahwa kanker tersebut belum menyebar.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Dunia
Tumor Paus Leo XIV Terangkat Total, Tim Dokter Izinkan Tur Apostolik Amerika Latin Bulan Depan
Tim dokter Vatikan mengonfirmasi tumor paru-paru Paus Leo XIV bersifat lokal dan terangkat total. Bapa Suci siap jalani tur Apostolik ke Amerika Selatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Tumor Paus Leo XIV Terangkat Total, Tim Dokter Izinkan Tur Apostolik Amerika Latin Bulan Depan
Dunia
Kondisi Paus Leo XIV Membaik Usai Operasi Tumor Paru, Sudah Bisa Berjalan
Kondisi Paus Leo XIV dilaporkan membaik usai operasi tumor paru. Paus mulai berjalan, menjalani fisioterapi, dan masih dirawat di Roma.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kondisi Paus Leo XIV Membaik Usai Operasi Tumor Paru, Sudah Bisa Berjalan
Dunia
Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru, Kardinal Pietro Parolin Pegang Kendali Kepemimpinan Vatikan
Paus Leo XIV jalani operasi kanker paru-paru di RS Gemelli Roma. Kardinal Pietro Parolin sementara pegang kendali administratif Kuria Vatikan!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru, Kardinal Pietro Parolin Pegang Kendali Kepemimpinan Vatikan
Dunia
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Vatikan rilis klarifikasi resmi hanya mengakui Ordo Malta dan Ordo Makam Suci Yerusalem. Ksatria Templar dan ordo klaim baru dipastikan tidak diakui!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Bagikan