Kesehatan Presiden AS Donald Trump Jadi Bola Panas di Media Sosial, Tetap Menyebar meski sudah Dibantah

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 03 September 2025
Kesehatan Presiden AS Donald Trump Jadi Bola Panas di Media Sosial, Tetap Menyebar meski sudah Dibantah

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KABAR yang menyebut Donald Trump sakit parah, atau bahkan sudah meninggal, meledak di media sosial. Kabar itu beredar disertai gambar yang dimanipulasi hingga foto di luar konteks. Meski Presiden Trump telah membantah pada Selasa (2/8), kabar itu masih menjadi bola panas di media sosial.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump menyebut rumor kesehatan yang ramai di media sosial sebagai berita palsu. Kabar itu muncul setelah pria berusia 79 tahun itu absen dari penampilan publik dan acara pers sepanjang pekan lalu. Sejak Jumat lalu, ada sekitar 104.000 unggahan dengan tagar #Trumpdead di platform X milik Elon Musk, dengan total 35,3 juta tayangan. Demikian diungkap analisis lembaga pemantau misinformasi NewsGuard.

Beberapa pengguna media sosial mengutip peta daring yang disebut menunjukkan penutupan jalan di sekitar Walter Reed National Military Medical Center di Maryland sebagai bukti bahwa Trump sedang dirawat karena penyakit serius. Namun, tidak ada laporan kredibel soal penutupan jalan di area tersebut. Pengguna lain membagikan foto sebuah ambulans yang terparkir di luar Gedung Putih, mengklaim foto itu diambil bulan lalu sebagai bukti adanya krisis kesehatan yang menimpa Trump.

Faktanya, foto tersebut merupakan arsip lama yang diunggah seorang jurnalis di X pada April 2023, saat pendahulu Trump, Joe Biden, masih menjabat.

Ada juga yang mengklaim Trump sudah meninggal dengan menyebarkan gambar bendera Gedung Putih setengah tiang, sebuah tradisi untuk menghormati pejabat penting yang wafat. Padahal, Trump pekan lalu mengeluarkan proklamasi agar bendera di Gedung Putih, pos militer, dan pangkalan angkatan laut di seluruh negeri diturunkan setengah tiang untuk menghormati korban penembakan sekolah di Minneapolis.

Baca juga:

Presiden China, Rusia, dan Pemimpin Korea Utara Akrab di Parade Militer, Donald Trump Singgung Konspirasi Melawan AS



Unggahan lain menampilkan foto wajah Trump yang diperbesar, diklaim memperlihatkan garis dalam di atas matanya yang disebut sebagai tanda serangan stroke. Namun, NewsGuard menemukan foto asli itu buram dan tidak menunjukkan adanya garis di atas mata. Foto yang dipakai dalam klaim palsu ternyata telah diedit dengan alat AI.

Misinformasi, yang tampaknya berasal dari akun-akun anti-Trump di X, Bluesky, dan Instagram, tetap menyebar meski Trump menulis di Truth Social akhir pekan lalu. “Tidak pernah merasa lebih sehat dalam hidup saya,” kata Trump.

Meski begitu, kebohongan itu terus bergulir bahkan setelah konferensi pers Selasa. Saat itu, Trump secara langsung menepis rumor soal kesehatannya. Tak lama setelah itu, sebuah akun Bluesky secara keliru menulis bahwa Gedung Putih baru saja mengumumkan presiden meninggal dunia.

Fenomena ini menyoroti bagaimana fakta semakin tergerus di tengah lanskap internet yang dipenuhi misinformasi, diperparah dengan ketidakpercayaan publik terhadap institusi dan media tradisional.

Kesehatan presiden AS memang selalu diawasi ketat. Namun, sejak 2017, Gedung Putih ditempati dua presiden tertua dalam sejarah. Hal itu membuat sorotan terhadap isu ini semakin besar.

Trump, pria tertua yang pernah terpilih sebagai presiden AS, kerap menuduh Demokrat menutup-nutupi penurunan mental dan fisik Biden, yang berusia 82 tahun ketika meninggalkan jabatan pada Januari. Kesehatan Biden menjadi isu kunci dalam Pemilu 2024, dan ia akhirnya terpaksa mundur dari pencalonan periode kedua setelah debat melawan Trump yang dinilai gagal.(dwi)



Baca juga:

Coca-Cola Akhirnya Penuhi Permintaan Trump, Rilis Varian Baru Menggunakan Gula Tebu

#Amerika Serikat #Donald Trump ##HOAKS/FAKTA
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Tengah viral di media sosial soal informasi yang menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Dunia
Departemen Perang AS Butuh Rp 1,42 Kuadriliun Tutupi Biaya Operasi di Iran
Pimpinan Pentagon memperingatkan bahwa mereka mungkin akan kehabisan dana operasional pada musim panas ini
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Departemen Perang AS Butuh Rp 1,42 Kuadriliun Tutupi Biaya Operasi di Iran
Olahraga
Amerika Serikat vs Australia: Sejarah Pertemuan, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Amerika Serikat menyapu bersih kemenangan pada dua laga uji coba terakhir lewat performa impresif lini depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Amerika Serikat vs Australia: Sejarah Pertemuan, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Indonesia
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Kedua negara dan sekutunya juga berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer, menahan diri menggunakan kekuatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Indonesia
DPR Sebut Perdamaian AS-Iran Bisa Tekan Harga Minyak dan Risiko Inflasi di RI
Penghentian konflik bersenjata jadi langkah penting untuk menjaga keamanan internasional dan mengurangi ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPR Sebut Perdamaian AS-Iran Bisa Tekan Harga Minyak dan Risiko Inflasi di RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gara-gara Kasus Korupsi, Prabowo Ganti MBG dengan Bantuan Tunai
Bakom menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gara-gara Kasus Korupsi, Prabowo Ganti MBG dengan Bantuan Tunai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Informasi ini diunggah akun TikTok “TENTANG MEDIA”.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Bagikan