Kerja Dari Rumah Buka Peluang Gaya Hidup Tidak Banyak Bergerak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juli 2024
Kerja Dari Rumah Buka Peluang Gaya Hidup Tidak Banyak Bergerak

Foto: Unsplash/Brooke Cagle.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kerja dari rumah atau work from home (WFH) saat ini sudah jadi pilihan. Namun, ada dampak yang akan dirasakan salah satunya meningkatkan sedentary lifestyle alias gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

Sadentary lifestyle ini memanjakan seseorang untuk lebih banyak diam dan lebih santai tanpa aktifitas fisik ketimbang bekerja dari kantor.

Dilansir dari laman betterhealthcenter.vic.gov.au menyebutkan, seseorang berisiko mengalami kematian dini jika pada siang hari lebih banyak duduk ketimbang bergerak.

Sedentary lifestyle ini dapat melemahkan otot kaki. Kondisi duduk berdiam membuat kaki dan bagian otot pantat alias gluteal melemah dan otot kaki menjadi kecil. Otot-otot besar ini penting untuk berjalan dan kestabilan tubuh. Sebaliknya, jika otot kaki lemah maka yang terjadi berisiko mengalami cedera dan ketegangan saat olahraga.

Baca juga:

Ada World Water Forum, Polri Minta Pemda Bali Berlakukan WFH dan Sekolah dari Rumah

Padahal, manusia diciptakan untuk berdiri tegak. Jantung dan sistem kardiovaskular bekerja lebih efektif dengan bergerak. Usus juga berfungsi lebih efisien. Di mana, sedentary lifestyle juga menyebakan penumpukan lemak dan gula dalam tubuh.

Saat kondisi tubuh diam dan duduk dalam waktu yang lama maka membuat sistem pencernaan tidak bekerja secara efisien. Sehingga akan ada banyak lemak dan gula yang tertimbun di tubuh dan bakal jadi biang penyakit.

Sedentary lifestyle juga menyebabkan terjadinya risiko sindrom metabolik. Walaupun sudah rutin olahraga, tapi penyakit ini tetap bisa terjadi. Untuk persoalan bagaimana mencegahnya perlu minimal 60-75 menit perhari untuk melawan kebiasan duduk berlebihan.

Kondisi tubuh yang terbenam dalam waktu lama di kursi kerja, menimbulkan kemungkinan terjadinya pemendekan otot fleksor di pinggul. Di mana inilah yang menyebabkan masalah sendi pinggul.

Baca juga:

30 Persen Pemudik Belum Balik ke Jakarta, Diduga ASN yang Masih WFH

Selain itu, sedentary lifestyle berkorelasi pada tingakt kestresan orang. Di mana ada anggapan bahwa orang yang lebih banyak duduk maka tingkat kecemasan dan depresinya tinggi. (TKA)

#Gaya Hidup #Work From Home (WFH)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Pemprov DKI juga tengah melakukan penanganan kondisi cuaca, PJJ akan diberlakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Indonesia
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan kebijakan WFH dan PJJ di tengah cuaca ekstrem. Hal itu dinilai sebagai langkah darurat.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Lifestyle
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Pengujung tahun menjadi momen bagi perempuan untuk terkoneksi kembali ke dalam diri kamu.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Lifestyle
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
Desain TYESO yang menekankan daya tahan dan penggunaan ulang membantu kamu mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
Lifestyle
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Merek peralatan minum inovatif dan premium asal China tersebut resmi menunjuk (USS) sebagai distributor tunggal TYESO di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Fun
Ahhh-fterwork Hadirkan Perjalanan Multisensori nan Penuh Petualangan, Ditutup Sesi Omakase Memanjakan Lidah
Dihadirkan untuk menciptakan momen afterwork yang unik bersama Heineken
Dwi Astarini - Kamis, 25 September 2025
Ahhh-fterwork Hadirkan Perjalanan Multisensori nan Penuh Petualangan, Ditutup Sesi Omakase Memanjakan Lidah
Lifestyle
Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Sejalan dengan urbanisasi, gaya hidup serbacepat, serta perkembangan infrastruktur logistik di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 September 2025
  Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Lifestyle
Kombinasi Efisiensi dan Kenyamanan Jadi Solusi Cuci Pakaian di Era Modern
Mesin Cuci Japandi dirancang untuk menghadirkan pengalaman mencuci yang lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 September 2025
Kombinasi Efisiensi dan Kenyamanan Jadi Solusi Cuci Pakaian di Era Modern
Fashion
Wondherland 2025: Fashion & Fragrance Festival dengan Pengalaman Belanja Paling Personal
Wondherland berkolaborasi dengan Scent of Indonesia (SOI), untuk membawa konsep 'anti blind buy experience' di edisi 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 September 2025
Wondherland 2025: Fashion & Fragrance Festival dengan Pengalaman Belanja Paling Personal
Bagikan