MerahPutih.com - Kematian Kepala organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Khademi tidak melemahkan militer Iran. Majid Khademi tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Hal ini seperti disampaiikan IRGC dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/4), seperti dikutip kantor berita Fars.
"Kepala organisasi intelijen IRGC, Majid Khademi, meninggal pagi ini akibat serangan Amerika-Zionis selama perang ketiga yang dipaksakan.”
Sementara itu, pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut kematian Khademi sebagai akibat dari “kegagalan” AS dan Israel di medan perang.
Baca juga:
Gencatan Senjata Hanya Cara AS Siapkan Kembali Kekuatan, Jadi Alasan Iran Menolaknya
Ia menegaskan bahwa gugurnya Khademi tidak akan melemahkan angkatan bersenjata Iran.
"Pembunuhan dan kejahatan tidak dapat menggoyahkan cita-cita tanpa pamrih," ujar Khamenei dalam sebuah pesan terkait kematian Khademi.
Pemimpin tertinggi Iran itu mengatakan AS dan Israel telah "mengalami serangkaian kekalahan dalam perang yang dipaksakan kepada bangsa Iran, dan telah gagal menjalankan rencana jahat mereka." (*)