Kepala Daerah PDIP yang Tak Ikut Retret, Bakal Gabung di Gelombang Kedua

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 03 Maret 2025
Kepala Daerah PDIP yang Tak Ikut Retret, Bakal Gabung di Gelombang Kedua

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kanan) dan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi (kiri). (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 10 kepala daerah dari PDI Perjuangan (PDIP) dilaporkan tak ikut program retret yang digelar Presiden RI, Prabowo Subianto, di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21 hingga 28 Februari 2025 kemarin.

Politikus senior PDI Perjuangan yang juga eks Sekjen PDI Perjuangan, Pramono Anung menyebutkan, kepala daerah dari partainya yang belum mengikuti retret di Magelang akan menyusul pada gelombang selanjutnya.

Pramono menegaskan, keputusan ini merupakan hasil koordinasi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Saya selalu berkomunikasi dengan DPP dan Bu Mega, maka yang belum ikut retret akan ikut gelombang kedua," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (3/3).

Baca juga:

KPK Verifikasi Laporan Dugaan Korupsi Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

Diketahui, tak semua kepala daerah dari PDIP akhirnya datang ke Akmil Magelang untuk mengikuti pembekalan. Kepala daerah PDIP yang belum ikut retret akan bergabung dalam retret gelombang kedua bersama para kepala daerah yang akan dilantik, setelah hasil sengketa Pilkada 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai.

"Jadi akan semuanya," terang dia.

Kepala daerah PDIP yang tak ikut retret gelombang pertama. Ada sembilan kepala daerah dari Bali dan satu dari Asmat.

Baca juga:

Hadiri Retret di Magelang, Ketua DPR Harap Kepala Daerah Bisa Bersinergi dengan Pemerintah Pusat

Daftar Kepala Daerah PDIP yang Absen Retret

- Gubernur Bali, I Wayan Koster

- Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya
- Bupati Badung, I Wayan Adi Arwana
- Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta
- Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra
- Bupati Gianyar, I Made Mahaystra
- Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan
- Bupati Klungkung, I Made Satria
- Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya
- Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo. (Asp)

#Kepala Daerah #PDIP #Retret #Retret Kepala Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan pilkada hanya memilih kepala daerah. Wakil kepala daerah ditunjuk oleh pemenang, bisa 2–3 orang sesuai kebutuhan daerah.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Bagikan