Kepala Biara Kuil Kung Fu Shaolin Terlilit Harta, Takhta, dan Perempuan, Jalani Pemeriksaan Penggelapan Uang

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 28 Juli 2025
Kepala Biara Kuil Kung Fu Shaolin Terlilit Harta, Takhta, dan Perempuan, Jalani Pemeriksaan Penggelapan Uang

Ilustrasi biksu.(foto: pexels-rdne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SHI Yongxin, kepala biara Kuil Shaolin yang terkenal di dunia, sedang diselidiki beberapa lembaga terkait dengan dugaan penggelapan dana, hubungan tidak pantas dengan beberapa perempuan, dan memiliki anak di luar nikah. Demikian diungkap pihak kuil dalam sebuah pernyataan pada Minggu (27/7).

Kuil Shaolin yang berusia 1.500 tahun yang terletak di pegunungan Provinsi Henan, China Tengah, menarik ribuan murid setiap tahun, termasuk dari berbagai negara di dunia. Shi, yang menjadi kepala biara Shaolin sejak 1999, dijuluki ‘biksu CEO’ karena mengubah kuil tersebut menjadi sebuah merek global.

Namun, di tengah penyelidikan ini, sertifikat penasbihannya telah dicabut, seperti diumumkan Asosiasi Buddha China pada Senin. Sertifikat penahbisan merupakan bukti penerimaan seseorang ke dalam komunitas monastik.

“Tindakan Shi Yongxin sangat buruk, merusak reputasi komunitas Buddha dan citra para biksu,” kata Asosiasi Buddha China dalam pernyataan mereka.

Baca juga:

Memeras Biksu dengan Video Seksual, Seorang Perempuan Thailand Ditangkap



Di bawah kepemimpinannya, kuil tersebut mulai membuka sekolah di luar China dan membentuk rombongan keliling yang menampilkan pertunjukan kung fu Shaolin, gaya seni bela diri khas kuil ini. Berita tentang penyelidikan Shi menjadi topik panas di China, bahkan mencatatkan paling banyak dibaca di Weibo pada Senin pagi. Unggahan terakhir di akun Weibo pribadinya, yang memiliki lebih dari 880.000 pengikut dan biasanya diperbarui setiap hari dengan ajaran Buddha, bertanggal 24 Juli.

Shi juga pernah menjadi sorotan pada 2015 atas dugaan hubungan seksual dengan perempuan dan penggelapan dana kuil. Ia juga diduga menerima hadiah mahal dari perusahaan dan pemerintah lokal, termasuk sebuah mobil Volkswagen SUV dan jubah bersulam benang emas.

Ia bahkan sempat diselidiki saat itu atas dugaan penggelapan dan memiliki beberapa anak, tetapi kemudian dibebaskan dari tuduhan.
“Jika ada masalah, hal itu sudah akan terungkap sejak lama,” kata Shi dalam wawancara dengan BBC Chinese pada 2015.

Kuil Shaolin juga menuai kritik pada 2015 karena rencana membangun kompleks kuil senilai hampir USD 300 juta (sekitar Rp 4.918 triliun) yang mencakup hotel, sekolah kung fu, dan lapangan golf. Nama ‘Shaolin’ telah mendapatkan popularitas dalam budaya pop selama bertahun-tahun, termasuk menjadi judul film pada 1982 yang dibintangi Jet Li. Kuil ini juga disebutkan dalam lagu-lagu grup hip-hop Amerika Wu-Tang Clan dan menginspirasi spin-off dari video game Mortal Kombat.

Meskipun bertentangan dengan doktrin, banyak orang China tidak terlalu marah jika seorang biksu memiliki simpanan atau makan daging.
Karena waktu mereka didedikasikan untuk pertarungan fisik dan kehidupan spiritual mereka lebih merupakan perjalanan internal terkait dengan pelatihan, hal ini tidak dianggap terlalu bermasalah secara moral jika mereka tidak sepenuhnya mengikuti ajaran Buddha tradisional.

Namun, pihak berwenang dikabarkan menyelidiki Abbot Shi atas dugaan penggelapan, dan hal ini dianggap tidak dapat ditoleransi. Jika ia terbukti bersalah atas penipuan dan korupsi, reputasinya di mata publik China akan sangat terpukul.(dwi)

Baca juga:

Biksu Asal Thailand Meditasi di Minyak Mendidih

#China #Kung Fu #Biksu
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Amankan Pendanaan Rp 275 Triliun dari AIIB untuk Proyek Pembangunan 2025-2029
Menkeu Purbaya mengamankan komitmen pendanaan USD 17 miliar atau Rp 275 triliun dari AIIB untuk mendukung proyek pembangunan Indonesia hingga 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Amankan Pendanaan Rp 275 Triliun dari AIIB untuk Proyek Pembangunan 2025-2029
Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Panda Bond merupakan instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Dunia
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
China melarang Gilberto Teodoro Jr, istri, dan anaknya memasuki wilayah China daratan, Hong Kong, maupun Makau.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
Dunia
BYD hingga Alibaba Masuk 188 Perusahaan Daftar Hitam Pentagon, China Murka
Pemerintah China mengecam AS yang memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar hitam Pentagon sebagai perusahaan pendukung militer. Daftar kini mencakup 188 entitas.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
BYD hingga Alibaba Masuk 188 Perusahaan Daftar Hitam Pentagon, China Murka
Indonesia
KADI Selidiki Interim Review Antidumping Impor Produk Tinplate Asal China
Berdasarkan hasil kajian atas kecukupan dan ketepatan bukti awal, KADI menemukan adanya peningkatan impor dari China, baik secara absolut maupun relatif.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
KADI Selidiki Interim Review Antidumping Impor Produk Tinplate Asal China
Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Bagikan