Kepala Bappenas Buka Rapat Tahunan NOC Indonesia Secara Hybrid

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 08 Maret 2022
Kepala Bappenas Buka Rapat Tahunan NOC Indonesia Secara Hybrid

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa membuka Rapat Tahunan NOC Indonesia pada Selasa 8 Maret 2022. (Foto:NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) membuat sebuah terobosan saat menggelar rapat anggota tahunan (RAT) 2022. Untuk pertama kalinya, RAT NOC Indonesia berlangsung secara hybrid.

Turut hadir Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam acara yang dihelat di Hotel JHL Solitare, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (8/3). Menteri Suharso juga mendapat kehormatan untuk membuka rangkaian acara.

Baca Juga:

NOC Indonesia Ajak Warganet Ramaikan #MerahPutihBerkibarLagi

Kepala Bappenas Suharso memukul gong sebagai pertanda simbolik dimulainya rapat tahunan NOC Indonesia pada Selasa 8 Maret 2022. Rapat hybrid memang tengah menjadi tren di tengah masa pandemi virus corona (COVID-19) yang masih berlangsung. Ini salah satu protokol kesehatan terbaik dan efisien.

Dalam rapat hybrid ini, NOC mengizinkan para federasi olahraga untuk hadir secara langsung maupun virtual. Tercatat 65 perwakilan cabang olahraga (cabor) mengikuti agenda tahunan tersebut.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. Foto: NOC Indonesia

"Ini pertama kali (RAT) digelar secara hybrid dan menandakan new normal. Human touch penting," kata Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya.

Menurut dia, RAT kali ini juga sebagai pelepas kerinduan sesama anggota NOC Indonesia, sekaligus memenuhi ketentuan pasal 27 dalam AD/ART NOC Indonesia. Beberapa agenda penting dibahas dalam pertemuan ini.

Salah satu agenda utama rapat tahunan tentu persiapan para cabor menatap event-event akbar seperti SEA Games dan Asian Games 2022. Proses persiapan event-event tersebut di masa pandemi juga menjadi bahasan. Kondisi seperti ini bisa dibilang sangat langka terjadi. (*/Bolaskor.com)

Baca Juga

Raja Sapta Oktohari Ingin IESF Esports World Championship Angkat Pamor Indonesia

#NOC Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan