Kenang Ozzy Osbourne sebagai Sosok Periang, Bassist Black Sabbath: Bagiku, Ia Adalah Pangeran Tawa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 28 Juli 2025
Kenang Ozzy Osbourne sebagai Sosok Periang, Bassist Black Sabbath: Bagiku, Ia Adalah Pangeran Tawa

Ozzy Osbourne meninggal beberapa minggu setelah konser perpisahan Black Sabbath. (foto: dok/Ozzy Osbourne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bassist Black Sabbath, Terence Geezer Butler, memberikan catatan kenangan yang menyentuh terkait mendiang sahabat sekaligus vokalisnya, Ozzy Osbourne.

Butler bercerita di dalam The Times UK, menyebut Ozzy Osbourne adalah seorang 'Pangeran Tawa'.

"Bagi saya, Ozzy bukanlah Pangeran Kegelapan, malah ia adalah Pangeran Tawa. Ia rela melakukan apa saja demi tertawa, seorang penghibur sejati," kata dia dikutip Deadline, Senin (28/7).

Dia menceritakan awal pertemuan mereka. Sampai akhirnya mereka saling berkenalan dan membentuk band fenomenal.

"Saya pertama kali mengenalnya ketika saya berjalan pulang setelah begadang semalaman di sebuah klub rock bernama Penthouse, di Birmingham. Rambut saya panjang tergerai melewati bahu dan tampak seperti seorang hippy. Semenetara, Ozzy berada di seberang jalan setelah begadang semalaman di Birmingham, dengan rambut cepak dan setelan jasnya yang modis, kata Butler.

"Kami benar-benar bertolak belakang. Saat itu saya tidak menyangka bahwa dalam setahun kami akan membentuk apa yang kelak menjadi Black Sabbath dan menciptakan bentuk musik rock yang benar-benar baru," imbuhnya.

Baca juga:

Ozzy Osbourne Wafat di Usia 76 Tahun, Pangeran Kegelapan Kini Bertakhta di Keabadian

Kelly Osbourne Patah Hati, Kehilangan 'Sahabat Terbaik' setelah Kematian Ozzy

Lebih lanjut, Butler mengenang masa-masa awal Black Sabbath, jauh sebelum Birmingham menjadi titik balik heavy metal. Dia mengatakan konser awal Black Sabbath berakhir dengan perkelahian besar-besaran.

"Berasal dari Aston, kami harus tahu cara membela diri, dan khususnya Ozzy dan Tony tidak asing dengan perkelahian. Kami menjadi saudara seperjuangan yang tak terpisahkan, selalu saling menjaga. Orang-orang selalu menganggap Ozzy sebagai pria liar yang buas, tetapi ia memiliki hati yang murni," kenang Butler.

Selain mengenang Ozzy sebagai seorang yang lucu, Butler menyebut pria kelahiran Marston Green itu juga seorang yang peduli.

"Jika Anda seorang teman yang membutuhkan, Ozzy selalu ada untuk Anda. Ketika putra saya lahir dengan kelainan jantung, Ozzy menelepon saya setiap hari untuk menanyakan bagaimana keadaan saya, meskipun kami belum berbicara selama setahun," katanya.

Baca juga:

Selamat Jalan Prince of Darkness: Ozzy Osbourne Tutup Usia di 76 Tahun

Profil Ozzy Osbourne, Pernah Menggigit Kepala Kelelawar di Panggung hingga Dijuluki Godfather of Heavy Metal

Dalam penutup esainya, Butler menyatakan Ozzy meninggalkan mereka dua minggu setelah pertunjukan konser reuni terakhir. Walaupun Butler tak dapat menepis perasaan sedihnya, ia mengaku bersyukur karena Black Sabbath dapat menghabiskan waktu bersama Ozzy.

"Tapi saya sangat bersyukur kami bisa bermain bersama untuk terakhir kalinya di hadapan para penggemarnya tercinta. Cinta dari para penggemar dan semua band, musisi, penyanyi, dan artis solo malam itu sungguh luar biasa. Semua orang datang untuk memberi penghormatan kepada sang Pangeran. Saya sangat beruntung telah menghabiskan sebagian besar hidup saya bersamanya," ungkap Butler.

Ozzy dan Black Sabbath baru saja menyelesaikan konser perpisahan 'Back to the Beginning' yang menandai reuni formasi asli Black Sabbath setelah 20 tahun. Konser itu digelar pada 5 Juli 2025 di Villa Park, Birmingham, Inggris.

Konser perpisahan itu sekaligus menandai konser terakhir Ozzy kepada penggemar. Musisi rock legendaris itu meninggal dunia di usia 76 tahun pada 22 Juli, sekitar dua setengah minggu setelah konser. (Tka)

# Ozzy Osbourne #Black Sabbath #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan