Kenaikan Harga di Ramadan Bakal Pengaruhi Daya Beli Warga

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Kenaikan Harga di Ramadan Bakal Pengaruhi Daya Beli Warga

Ilustrasi (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Saat bulan suci Ramadan 1447 H pemerintah diminta menjamin stabilitas harga dan pasokan pangan karena akan berpengaruh pada daya beli masyarakat.

Pengamat ekonomi Handi Risza, menegaskan,perlindungan terhadap daya beli masyarakat harus menjadi prioritas.

"Terutama kelompok berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro dan kecil, selama Ramadan hingga Idul Fitri,” ujar Handi kepada wartawan di Jakarta dikutip Rabu (18/2).

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari 2026 Indonesia mengalami inflasi tahunan (yoy) sekitar 3,55 persen.

Baca juga:

ASN Jakarta Masuk Kantor 4 Hari, Jam Kerja Hanya Sampai 15.00 WIB Saat Ramadan

“Angka inflasi tahunan 3,55 persen menunjukkan bahwa tekanan harga masih signifikan, terutama pada komponen pangan yang sangat sensitif terhadap perubahan musim dan pasokan. Menjelang awal Ramadan, tekanan ini biasanya semakin terasa,” jelasnya.

Inflasi pangan atau volatile food masih menjadi faktor krusial bagi stabilitas ekonomi masyarakat. Beberapa daerah bahkan mencatat inflasi di atas 3 persen pada Januari 2026.

“Deflasi bulanan pada komoditas tertentu tidak otomatis berarti harga kebutuhan pokok sudah terjangkau. Di sejumlah wilayah, kelompok makanan dan kebutuhan pokok justru masih mencatat inflasi yang relatif tinggi. Ini menunjukkan perlunya penguatan koordinasi dan efektivitas kebijakan pengendalian harga,” tegasnya.

Ia menyoroti ketergantungan pada impor sejumlah komoditas strategis yang berpotensi melemahkan ketahanan pangan nasional.

“Ketergantungan pada impor dapat mengikis ketahanan pangan dan memperlebar disparitas harga antar daerah. Karena itu, keberadaan TPIP dan TPID harus benar-benar dioptimalkan untuk monitoring dan pengawasan di tiap daerah,” katanya yang juga Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri ini.

Ia mendesak, pemerintah untuk memperkuat cadangan dan distribusi pangan nasional melalui optimalisasi peran Perum Bulog serta intensifikasi cadangan komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng.

Distribusi harus diawasi hingga tingkat desa agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar.

"Operasi pasar juga harus diperluas dan benar-benar efektif, disertai pemberantasan praktik penimbunan dan spekulasi,” tambah Handi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi data pasokan dan harga pangan secara real-time.

“Keterbukaan data stok, alur distribusi, dan harga acuan yang bisa diakses publik akan menciptakan tata niaga yang adil dan akuntabel. Masyarakat berhak mengetahui kondisi riil pasokan pangan,” ujarnya.

#Ramadan #Inflasi #Harga Beras #Harga Pangan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Redam Penurunan Daya Beli, Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP dan Bantuan Pangan
Hingga 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras telah terealisasi hampir 60 persen atau telah diterima oleh hampir 20 juta penerima bantuan pangan (PBP) dari total target 33,2 juta PBP.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Redam Penurunan Daya Beli, Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP dan Bantuan Pangan
Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Keberhasilan serapan berdampak langsung terhadap penguatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Indonesia
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Perhatian utama pasar saat ini bukan lagi sekadar besarnya ekspor Indonesia, melainkan kecepatan kenaikan impor migas yang mulai menggerus surplus perdagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Indonesia
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak ini adalah cabai merah, bawang merah, tomat, beras dan sawi hijau.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Indonesia
Update Harga Komoditas Utama Pangan 2 Juni 2026: Cabai Rawit Hingga Telur Ayam Meroket
Harga cabai rawit menyentuh harga hingga Rp75.650 per kilogram dan telur ayam ras Rp30.400 per kilogram.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Update Harga Komoditas Utama Pangan 2 Juni 2026: Cabai Rawit Hingga Telur Ayam Meroket
Indonesia
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Indonesia
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Indonesia
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan implementasi program bantuan pangan turut andil mendukung stabilitas harga pangan, termasuk komoditas minyak goreng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Indonesia
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Pemprov DKI memantau harga pangan menjelang Idul Adha 2026. Warga pun diminta tak panic buying.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Bagikan