Kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S Bikin Hujan Lebat Sampai Minggu (8/12)

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Desember 2024
Kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S Bikin Hujan Lebat Sampai Minggu (8/12)

Ilustrasi cuaca buruk. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia, sebelah barat daya Banten.

Bibit siklon tropis ini diperkirakan memberikan dampak terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di sebagian wilayah Indonesia hingga Minggu 8 Desember 2024.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut, dampak dari keberadaan bibit Siklon Tropis 91S diperkirakan meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

“Khususnya di wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jabodetabek,” kata Dwikorita dalam keteranganya dikutip Sabtu (7/12).

Baca juga:

Cuaca Ektrem Berpotensi Terjadi di Jabodetabek, BMKG Imbau Waspada

Sementara itu di wilayah perairan selatan Selat Sunda, dampak angin kencang dapat mencapai kisaran 15-25 knot (27-46 km/jam).

Selain itu, kata dia, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi terjadi di kawasan Samudra Hindia, khususnya di selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur.

Gelombang yang lebih tinggi, dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter, berpotensi terjadi di perairan Bengkulu - Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Garut - Pangandaran, hingga Samudra Hindia di barat daya Banten dan selatan Jawa Tengah.

Pada lapisan atmosfer yang lebih tinggi, 3000 kaki (sekitar 900-an meter), lanjut Dwikorita, kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai hingga 35 knot (65 km/jam), kondisi ini menunjukkan potensi cuaca signifikan di wilayah sekitarnya.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi,” jelas Dwikorita.

Khusus kepada pengguna transportasi laut dan nelayan, Dwikorita menyarankan untuk sementara waktu menghentikan aktivitas di wilayah laut, mengingat ancaman gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 hingga 6 meter di sekitar perairan selatan Jawa bagian barat.

“Kami mohon masyarakat tidak menganggap remeh keberadaan bibit siklon ini demi keselamatan bersama," tambah dia.

Sementara itu, Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto menyebut peningkatan potensi cuaca ekstrem diprediksi terjadi di wilayah terdampak. Kategori WASPADA meliputi sebagian wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, wilayah dengan kategori SIAGA adalah Jawa Barat.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk selalu waspada dan siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” jelas Guswanto. (Knu)

#Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Beberapa daerah bahkan perlu mewaspadai angin kencang yang dapat muncul bersamaan dengan perubahan cuaca.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Dunia
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Terjadi persis seperti yang telah diperkirakan para ilmuwan sejak puluhan tahun lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Indonesia
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Proses belajar mengajar dan kegiatan sekolah kembali berjalan normal mulai Rabu (9/9) karena situasi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai cukup membaik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Bagikan