Indonesia Terbelah Dua! Wilayah Selatan Membeku Kedinginan, Bagian Utara Malah Kebanjiran Hujan Lebat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Indonesia Terbelah Dua! Wilayah Selatan Membeku Kedinginan, Bagian Utara Malah Kebanjiran Hujan Lebat

Ilustrasi (Pexels/Johann Piber)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Selimut tebal sepertinya akan menjadi buruan utama warga dataran tinggi saat angin malam mulai menusuk tulang hingga ke persendian. Langit bersih tanpa awan menyajikan pemandangan bintang gemerlap, namun menyimpan ruang hampa penahan panas bumi.

Selamat datang di musim fenomena bediding, periode ketika udara malam hari berubah drastis menjadi bak lemari es akibat hembusan angin dari Benua Kangguru.

Baca juga:

Prakiraan Cuaca 15-18 Juni: Daftar Wilayah Siaga Hujan Ringan Hingga Lebat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan penguatan Monsun Australia menjadi dalang utama penurunan suhu udara drastis di wilayah Indonesia bagian selatan. Massa udara kering dan dingin menyapu bersih tutupan awan, memaksa bumi melepas energi panas siang hari ke atmosfer secara instan pada malam hari.

Kondisi ini dipengaruhi oleh Monsun Australia membawa massa udara kering dan dingin, sehingga menyebabkan minimnya tutupan awan,

Tulis BMKG dalam rilis resminya.

Anomali Suhu dan Amukan Hujan Utara

Ketiadaan awan pemantul menciptakan dua sisi mata uang cuaca ekstrem ekstrem pada Juni 2026. Siang hari terasa membakar kulit dengan suhu maksimum melebihi 35,0°C di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, DKI Jakarta, hingga Kalimantan. Sebaliknya, wilayah dataran tinggi NTT dan Jawa Tengah justru mencatat rekor suhu terendah harian baru.

Ilustrasi (Pexels/Julia Barrantes)

Namun, situasi berbanding terbalik terjadi di Indonesia bagian utara. Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin memicu pertumbuhan awan konvektif raksasa. Akibatnya, curah hujan dengan intensitas sangat lebat tetap mengguyur sejumlah daerah, memicu ancaman banjir bandang di tengah klaim masuknya musim kemarau.

Catatan data cuaca ekstrem Indonesia:

  • Suhu Terendah NTT: Wilayah Manggarai menyentuh angka ekstrem 9,4°C pada 7 Juni.

  • Suhu Terendah Jawa: Wilayah Tambi Wonosobo anjlok hingga mencapai 16,9°C pada 8 Juni.

  • Curah Hujan Tertinggi: Sumatra Barat mencatat rekor curah hujan hingga 128 mm per hari.

  • Wilayah Terbakar Siang: Suhu udara di atas 35,0°C melanda Jakarta, Banten, dan Kalimantan Timur.

Prediksi Dinamika Atmosfer Sepekan Kedepan

BMKG memprediksi baru sekitar 28,6 persen wilayah Indonesia resmi memasuki musim kemarau seiring pergerakan waktu. Indikator El-Niño Southern Oscillation (ENSO) menunjukkan indeks Niño 3.4 sebesar +0,81, menandakan fase hangat di Samudra Pasifik tropis tengah sampai timur. Angka Southern-Oscillation Index (SOI) sebesar -22,3 turut memperkuat bukti penurunan potensi awan hujan secara nasional.

Baca juga:

BMKG Deteksi Gempa Beruntun Guncang Sulawesi Utara, Gempa Dangkal Beberapa Kali Terdeteksi di Sangihe

Meskipun demikian, Madden-Jullian Oscillation (MJO) terpantau aktif pada fase 8 hingga 1 di belahan bumi barat Afrika. Keberadaan sirkulasi siklonik barat Sumatra Utara dan Kalimantan Tengah berpotensi memicu pola konvergensi serta perlambatan angin. Kombinasi faktor regional dan labilitas udara lokal ini memastikan potensi hujan lebat tetap mengintai belasan provinsi dalam beberapa hari ke depan.

"Dinamika atmosfer regional masih berperan dalam meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, sehingga mendukung terjadinya hujan signifikan," jelas BMKG.

Tabel Monitor Cuaca Ekstrem dan Dinamika Atmosfer Indonesia 2026

Wilayah Terdampak Fenomena Cuaca Parameter Terukur Faktor Pemicu Utama Dampak Lingkungan
Manggarai (NTT) Bediding Ekstrem Suhu Minimum 9,4°C Monsun Australia Udara Dingin Menusuk
Wonosobo (Jateng) Bediding Ringan Suhu Minimum 16,9°C Minim Tutupan Awan Kabut Tebal Pagi Hari
DKI Jakarta & Banten Terik Menyengat Suhu Maksimum >35,0°C Radiasi Optimal Siang Resiko Dehidrasi Tinggi
Sumatra Barat Hujan Sangat Lebat Curah Hujan 128 mm/hari Gelombang Rossby & Siklonik Ancaman Banjir
Kalimantan Timur Hujan Lebat Curah Hujan 108 mm/hari Gelombang Kelvin & MJO Genangan Air Jalanan
Papua Tengah Hujan Lebat Curah Hujan 94 mm/hari Labilitas Udara Lokal Potensi Longsor Dataran
#Cuaca Ekstrem #Cuaca Ekstrem Indonesia #BMKG #Prakiraan Cuaca BMKG #Puncak Musim Hujan BMKG #Cuaca Buruk #Prakiraan Cuaca #Prakiraan Cuaca Besok #Ramalan Cuaca Hari Ini #Prediksi Cuaca Jakarta #Prakiraan Cuaca Terbaru #Prakiraan Cuaca Mingguan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah hingga cerah berawan.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Bagikan