Kementerian ESDM Dorong Manfaatkan Sumber Energi Terbarukan

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Jumat, 28 Juli 2017
Kementerian ESDM Dorong Manfaatkan Sumber Energi Terbarukan

Sejumlah petugas Pertamina melakukan pemeriksaan pengerjaan proyek Pambangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Agoes Triboesono M.Eng mengatakan pemerintah mendorong semua elemen masyarakat memanfaatkan sumber energi terbarukan dalam memenuhi kebutuhan sumber kelistrikan.

"Kami mendorong agar lembaga dan elemen masyarakat menggunakan energi terbarukan dalam menghasilkan tenaga kelistrikan, baik memberdayakan tegangan listrik, maupun sumber kelistrikan dalam kendaraan bermotor," kata Agoes Triboesono di sela seminar PJCI di Denpasar, Bali, Kamis (27/7).

Ia mengatakan sumber energi terbarukan cukup banyak di Indonesia, karena itu tergantung dari penguasaan dari teknologi itu sendiri. Indonesia sangat kaya dengan panas bumi jika diolah akan menghasilkan energi yang sangat ramah lingkungan.

"Hal tersebut sudah banyak dikembangkan di wilayah Indonesia. Dan hasilnya cukup mengembirakan yang mampu diolah menjadi sumber daya listrik. Lihat saja contohnya di Kamojang, Jawa Barat, energinya sangat ramah lingkungan," ujarnya.

Agoes Triboesono lebih lanjut mengatakan dengan adanya sumber energi terbarukan itu, maka persediaan untuk energi kelistrikan bisa mencukupi masa depan bangsa Indonesia. Sebab sumber daya energi dari posil yang ada diperut bumi bisa saja akan habis dalam beberapa puluh tahun ke depan.

"Oleh karena itu masyarakat Indonesia harus mulai sekarang memikirkan ketika terjadi krisis sumber energi yang dari posil, sehingga bisa menggantinya dari sumber terbarukan, baik dari sumber panas bumi maupun tenaga matahari dan air laut," ujarnya.

Di tanya sumber panas bumi (geotermal) di kawasan hutan di Bedugul, Kabupaten Tabanan, Agoes Triboesono, mengatakan sumber energi panas bumi itu sangat bagus. Bahkan dari kajian pemerintah (Kementerian ESDM) menunjukkan tingkat energi cukup tinggi.

"Hal kewenangan menggunakan atau tidak itu tergantung kebijakan pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Provinsi Bali. Sepenuhnya ada di pemerintah daerah," ujarnya.

Namun jika ada penolakan warga masyarakat, kata dia, maka sumber panas bumi di Bedugul itu bisa saja tidak dimanfaatkan. Walau dari kenyataannya bisa membangkitkan turbin listrik untuk kesediaan sumber daya energi mendatang.

"Semua kebijakan tergantung dari pemerintah daerah, apakah akan dimanfaatkan energi panas bumi di Bedugul atau tidak, itu semua ada di tangan pemerintah daerah," katanya. (*)

Sumber: ANTARA

#Kementerian ESDM #Energi Terbarukan
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
BBM B50 segera meluncur 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut bisa menghemat devisa negara hingga Rp 157 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
Indonesia
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
BBM B50 akan meluncur 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ada empat fakta dan keunggulan yang wajib diketahui.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Swasembada Energi Paling Lambat Tercapai 2029
Prabowo mengatakan pemerintah menjadikan kemandirian energi sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Presiden Prabowo Targetkan Swasembada Energi Paling Lambat Tercapai 2029
Indonesia
Harga LPG Nonsubsidi Naik, Bahlil Pastikan LPG 3 Kg Tetap Stabil
Harga LPG non subsidi naik mengikuti pasar. Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan LPG 3 kg tetap stabil.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Harga LPG Nonsubsidi Naik, Bahlil Pastikan LPG 3 Kg Tetap Stabil
Indonesia
Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS Per Barel, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Mitigasi
Salah satunya pemerintah fokus mencari sumber impor alternatif yang tidak melewati jalur konflik tersebut guna mengamankan ketersediaan BBM dan LPG domestik.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS Per Barel, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Mitigasi
Indonesia
Kementerian ESDM Diminta Tetapkan Kriteria Tegas Penerima BBM Subsidi
Langkah ini dipandang krusial seiring rencana pemerintah membatasi penjualan BBM bersubsidi dan BBM penugasan mulai 1 April 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kementerian ESDM Diminta Tetapkan Kriteria Tegas Penerima BBM Subsidi
Indonesia
2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Begini Penjelasan Kementerian ESDM
Dua kapal Pertamina kini masih tertahan di Selat Hormuz. Kementerian ESDM pun mengutamakan keselamatan awak kapal.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Begini Penjelasan Kementerian ESDM
Bagikan