Headline

Kementerian Agama Siapkan Dana Puluhan Miliar untuk Penelitian Keagamaan

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 19 Juli 2018
Kementerian Agama Siapkan Dana Puluhan Miliar untuk Penelitian Keagamaan

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah melalui Kementerian Agama menyiapkan dana puluhan miliar rupiah untuk penelitian keagamaan. Tujuannya, riset tersebut dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat umum.

Program tersebut diluncurkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) 2018-2028.

"Hasil riset harus memiliki nilai kemanfaatan yang signifikan, dan juga menjadi pemasok kebijakan baik bagi Kemenag, pemerintah maupun pembuat kebijakan," kata Lukman saat membuka kegiatan Konferensi Tahunan Proposal Riset atau 'Annual Conference on Research Proposal' (ACRP) Kemenag di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/7).

Lukman menjelaskan, ARKAN yang sekaligus dikaitkan dengan ACRP adalah cara Kementerian Agama melalui Dirjen Pendidikan Islam dan Dirjen Pendidikan Tinggi Islam untuk menghimpun para penelitian yang ada di setiap perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk bersama-sama memiliki persepsi yang sama meneliti isu-isu keagamaan yang berkembang di Indonesia bahkan belahan dunia.

Kementerian Agama telah menyiapkan anggaran Rp45,7 miliar untuk program penelitian yang akan diberikan kepada 881 proposal terpilih melalui proses seleksi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Menag Lukman H Saifuddin (tengah) dengan DPD RI (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Tahun 2018 ini jumlah pengusul proposal riset dan publikasi mencapai 1.967 judul. Proposal yang masuk diseleksi secara administrasi dan validasi data hingga terpilih 1.490 judul.

Lukman Saifuddin sebagaimana dilansir Antara mengingatkan kepada seluruh penerima program bantuan penelitian agar riset yang dihasilkan memiliki nilai kemanfaatan yang signifikan terutama bagi tiga kelompok yakni PTKI sendiri, Kementerian Agama, serta masyarakat global.

Menurut dia, jangan ada lagi hasil penelitian yang hanya selesai tanpa ada tindak lanjut dan tersimpan di rak-rak buku di Kementerian Agama.

"Penelitian yang dilakukan betul-betul mempunyai makna dan relevansi dengan kehidupan kita," katanya.

Ia mengingatkan, agenda riset keagamaan nasional tidak cukup hanya berdasarkan studi literatur, tapi juga menjangkau generasi millenial saat ini.

Menurut Lukman, isu riset ARKAN harus relevan dengan situasi dan kondisi saat ini, karena berdasarkan hasil rapat dengan Presiden Joko Widodo terkait anggaran 2019.

Terkait anggaran riset Nasional yang dikucurkan triliunan karena banyaknya penelitian dan lembaga melakukan riset tetapi hasilnya tidak diketahui.

"Makanya saya berharap Kemenag harus mampu menjelaskan semua hasil riset kita untuk kepentingan apa dan siapa. Karena tanpanya, jangankan dipertahankan, dikurangi, bisa jadi dihilangi. Presiden sudah gregetan," kata Lukman.

Sementara itu, di satu sisi, lanjut Lukman, banyak program yang memerlukan bantuan yang lebih nyata seperti infrastruktur madrasah yang ada di Indonesia.

"Ini tantangan bagaimana penelitian di Kemenag punya relevansi integritas, realitas, menjadi pemasok kebijakan," pungkas Lukman Hakim Saifuddin.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kapitra Bantah Jadi Caleg PDIP, Hasto: Keputusan Diserahkan Kepada Beliau

#Kementerian Agama #Lukman Hakim Saifuddin
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
KPK Buka Peluang Panggil Pansus Haji DPR dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK membuka peluang memanggil Pansus Haji DPR dalam penyidikan dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Dalami dugaan aliran dana dari Kemenag ke Pansus Haji.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Buka Peluang Panggil Pansus Haji DPR dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Indonesia
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Kementerian Agama memastikan insentif guru madrasah non ASN mulai cair pada akhir Juni 2026. Setiap penerima akan mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Indonesia
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Selain berdampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Indonesia
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, aksi pembubaran ibadah semestinya dapat dihindari
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar: Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Tak Cukup dengan Regulasi
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pencegahan kekerasan seksual di pesantren tidak cukup hanya lewat regulasi, tetapi juga perubahan budaya dan relasi sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar: Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Tak Cukup dengan Regulasi
Indonesia
Digelar Sore Ini, Tahapan Lengkap Sidang Isbat Idul Adha 1447 H
Kemenag gelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H atau Idul Adha pada sore ini.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Digelar Sore Ini, Tahapan Lengkap Sidang Isbat Idul Adha 1447 H
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Adha 1447 H Minggu (17/5), Pantau Hilal di 88 Titik Seluruh Indonesia
Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam proses sidang isbat (penentuan) awal Zulhijah sekaligus persiapan pelaksanaan Idul Adha 1447 H.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Adha 1447 H Minggu (17/5), Pantau Hilal di 88 Titik Seluruh Indonesia
Indonesia
Kemenag Jelaskan Maksud Pernyataan tentang Pemberian untuk Pejabat tak Semuanya Gratifikasi
Menag tegas untuk menolak setiap pemberian terkait jabatan seseorang atau suap.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Kemenag Jelaskan Maksud Pernyataan tentang Pemberian untuk Pejabat tak Semuanya Gratifikasi
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Bagikan