Kemenlu Kecam Serangan Israel ke Gereja Katolik Palestina, Merusak Nilai Kemanusiaan dan Kesucian
Gedung Kementerian Luar Negeri. Foto: Kemlu RI
MERAHPUTIH.COM – PEMERINTAH Indonesia menyampaikan kecaman keras terhadap serangan militer Israel yang menghantam Gereja Keluarga Kudus, satu-satunya gereja Katolik di Jalur Gaza. Serangan itu dinilai melanggar prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional.
“Serangan ini mencerminkan pengabaian sepenuhnya terhadap Hukum Humaniter Internasional, nilai-nilai kemanusiaan, serta kesucian tempat ibadah,” tegas Kemenlu RI dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui media sosial X, Jumat (18/7).
Kemenlu menegaskan situs keagamaan, fasilitas sipil, dan institusi medis tidak boleh dijadikan target serangan, dan harus dilindungi sesuai ketentuan hukum internasional. “Serangan ini menunjukkan tidak adanya iktikad Israel untuk memenuhi kewajiban hukumnya sebagai kekuatan pendudukan, apalagi dalam membangun perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujar Kemenlu RI.
Indonesia juga mendesak komunitas internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, untuk bertindak tegas guna menghentikan kekerasan yang terus berlangsung dan segera mengembalikan fokus ke jalur perundingan damai berdasarkan solusi dua negara.
Baca juga:
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Suriah, Dorong Gencatan Senjata dan Dialog Damai
Dalam serangan tersebut, dua warga sipil dilaporkan tewas dan 13 orang terluka, termasuk di antaranya seorang balita, penyandang disabilitas, dan Pastor Gabriel Romanelli, pemimpin paroki gereja tersebut.
Bangunan gereja dan fasilitas di sekitarnya mengalami kerusakan parah, padahal selama berbulan-bulan tempat tersebut telah menjadi selter bagi warga Kristen dan muslim Palestina yang mengungsi akibat agresi militer Israel sejak Oktober 2023.(knu)
Baca juga:
Rudal Israel Bunuh Direktur RS Indonesia di Gaza dr Marwan Al Sultan dan Keluarga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat