Kemenkeu Siapkan Dana Besar untuk Pengungsi Gunung Agung

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 05 Oktober 2017
Kemenkeu Siapkan Dana Besar untuk Pengungsi Gunung Agung

Pengungsi Gunung Agung. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan anggaran untuk siaga darurat Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, aman karena dapat dialokasikan dari Kementerian Keuangan.

"Dalam siaga darurat, maka kami bisa mengakses anggaran cadangan penanggulan bencana di Kementerian Keuangan. Dengan kata lain, untuk melakukan upaya siaga darurat Gunung Agung anggaran cukup tersedia," kata Kepala BNPB Willem Rampangilei di Pos Komando Penanganan Darurat Gunung Agung di Karangasem, Bali, Kamis (5/10).

Menurut Willem, dalam sistem anggaran nasional untuk kebutuhan kedaruratan, maka pihaknya dapat menggunakan dana cadangan Kementerian Keuangan.

Untuk kedaruratan sendiri, kata dia, meliputi tiga tahapan yakni siaga darurat, tanggap darurat setelah bencana, dan masa transisi menuju pemulihan.

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa pihaknya membahas anggaran bencana alam dalam anggaran perubahan APBD Karangasem yang sudah dirancang dan diarahkan untuk kebutuhan instansi yang paling memerlukan.

Anggaran perubahan tersebut, kata dia, akan dialokasikan ke BPBD, Hubungan Masyarakat (Humas), Informatika dan Komunikasi (Infokom), dan Satpol PP.

Namun, bupati wanita pertama di Karangasem itu tidak membeberkan detail besaran dana bencana dalam anggaran perubaham tersebut.

Saat ini, lanjut dia, Pemkab Karangasem memiliki dana untuk bencana yang minim yakni mencapai Rp 1,2 miliar setelah sebelumnya sudah digunakan ketika ada bencana tanah longsor di Kecamatan Kubu beberapa waktu lalu sebesar Rp 300 juta.

Dana bencana tersebut, kata dia, baru bisa dikeluarkan dari kas ketika bencana itu telah terjadi. "Sedangkan anggaran untuk mitigasi bencana kami belum ada, sama sekali belum ada," kata Ayu Mas Sumatri. (*)

Sumber: ANTARA

#BNPB #Kementerian Keuangan #Gunung Agung
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Suap Impor di Bea Cukai, Oknum Diduga Terima Jatah Bulanan Rp 7 Miliar
KPK mengungkap adanya dugaan aliran uang suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Oknum diduga menerima jatah Rp 7 miliar.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
KPK Ungkap Suap Impor di Bea Cukai, Oknum Diduga Terima Jatah Bulanan Rp 7 Miliar
Indonesia
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
BNPB melaporkan enam korban longsor Cisarua Bandung belum ditemukan. Pencarian korban sudah memasuki hari kedelapan.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
Indonesia
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
BNPB juga meminya masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, khususnya bantaran sungai dan pesisir, untuk rutin memantau kondisi lingkungan,
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Minta Kerja Serius dan Berintegritas
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melantik 27 pejabat Eselon II Kemenkeu. Ia pun meminta bisa menjaga pasar dalam negeri.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Minta Kerja Serius dan Berintegritas
Indonesia
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Masyarakat akan dipindahkan ke hunian sementara atau diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Indonesia
Purbaya Terima 63 Laporan Hambatan Usaha, Janji Lakukan Perbaikan
Dari 63 laporan, sebagian besar dalam proses penyelesaian dan sisanya dalam tahap pemantauan maupun perbaikan data.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Purbaya Terima 63 Laporan Hambatan Usaha, Janji Lakukan Perbaikan
Indonesia
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan berpeluang diguyur hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.
Frengky Aruan - Senin, 26 Januari 2026
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Indonesia
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek. Hal ini mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
BNPB juga terus melakukan validasi lahan dan penetapan zona aman
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Bagikan