Kemenkeu Mulai Lakukan Mitigasi Potensi Risiko Dampak Penutupan Selat Hormuz

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
Kemenkeu Mulai Lakukan Mitigasi Potensi Risiko Dampak Penutupan Selat Hormuz

Ketegangan Iran-Israel mengancam Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sabtu (28/2), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk ditutupnya selat Selat Hormuz, yang menjadi area lalu lintas pengiriman minyak dunia.

Kementerian Keuangan menyatakan terus memantau secara ketat potensi risiko dari konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS), khususnya usai penutupan Selat Hormuz.

“Pemerintah terus memantau secara cermat dinamika geopolitik global serta berbagai risiko yang berpotensi mempengaruhi perekonomian nasional,” kata Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu.

Febrio menyebut, risiko gangguan terhadap rantai pasok global, terutama pasokan energi dan minyak bumi, serta peningkatan volatilitas pasar keuangan global menjadi perhatian utama.

Baca juga:

Tangker di Selat Hormuz Jadi Target Serangan Balasan Iran, Kapal AS dan Inggris Terbakar

Ketegangan perdagangan global juga berpotensi menekan kinerja ekspor nasional melalui pelemahan permintaan eksternal dan peningkatan biaya logistik.

Meski begitu, fundamental eksternal Indonesia tetap baik, tercermin dari kinerja neraca perdagangan yang masih mencatatkan surplus selama 69 bulan berturut-turut.

Neraca perdagangan surplus USD 950 juta pada Januari 2026. Surplus ditopang oleh kinerja ekspor yang mencapai USD 22,16 miliar atau tumbuh 3,39 persen (year-on-year/yoy), didorong oleh ekspor nonmigas.

Kinerja ekspor nonmigas didorong sektor industri pengolahan yang tumbuh 8,19 persen (yoy), utamanya minyak kelapa sawit, nikel, besi dan baja, serta komoditas bernilai tambah tinggi seperti otomotif dan elektronik.

Sementara itu, impor tercatat sebesar 21,20 miliar dolar AS atau tumbuh 18,21 persen (yoy), didominasi kenaikan bahan baku dan barang modal, sejalan dengan meningkatnya aktivitas produksi dan investasi domestik.

Secara paralel, Kemenkeu juga memastikan APBN dikelola secara hati-hati, termasuk dengan menjaga defisit anggaran tetap terkendali di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Pemerintah, tegas ia, terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Upaya mitigasi risiko dilakukan melalui percepatan keberlanjutan hilirisasi sumber daya alam dan peningkatan daya saing produk ekspor bernilai tambah," katanya. (*)

#Iran #Selat Hormuz #Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Bagikan