MerahPutih.com - Mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata. Pemerintah kembali menyiapkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan terjangkau.
Pada musim Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan RI menyediakan armada bus gratis dengan rute meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Sumatera.
Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud, mendesak Kementerian Perhubungan untuk menggencarkan sosialisasi program mudik gratis Lebaran 2026 agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Dia menilai sosialisasi masif menjadi kunci agar masyarakat memahami mekanisme, jadwal, hingga persyaratan pendaftaran program tersebut. Tanpa penyebaran informasi yang luas, program ini dikhawatirkan tidak terserap optimal oleh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
“Negara wajib memastikan informasi sampai ke level bawah, bukan hanya beredar di ruang terbatas,” ujar Ruslan di Jakarta, Jumat (13/2).
Baca juga:
Google Bakal Berikan Data Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Selama Mudik 2026
Mudik Gratis BUMN 2026 Bakal Berangkatkan 100 Ribu Orang, Ini Cara dan Link Daftarnya
Ruslan menekankan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk kehadiran negara dalam meringankan beban ekonomi warga di tengah lonjakan tarif angkutan saat musim mudik.
Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga meminta Kemenhub transparan mengenai kuota dan teknis pendaftaran agar tidak menyulitkan calon pemudik.
“Syaratnya harus sederhana dan mudah dipahami. Jangan sampai masyarakat kecil kesulitan mengakses karena kurang informasi,” tegasnya.
Meski berstatus gratis, Ruslan mengingatkan pemerintah agar tetap menjadikan standar keselamatan dan kelayakan armada sebagai prioritas utama.
“Lebaran merupakan momentum sakral bagi umat Muslim untuk kembali menyambung silaturahmi dengan orang tua dan sanak saudara di kampung halaman, maka sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi mudik dengan seksama,” tutup Ruslan. (Knu)