MerahPutih, Nasional- Pesawat AirAsia A320-200 dinyatakan hilang pada Minggu (28/12), pukul 06.17 WIB. Untuk itu, pesawat dari Balai Kalibrasi dan armada kapal Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan akan diberangkatkan untuk mencari pesawat AirAsia yang hilang kontak tersebut.
Demikian yang dikatakan oleh Djoko Murjatmodjo, Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub. Ia juga mengatakan di dalam konferensi persnya, siang ini (28/12), bahwa lost kontaknya pesawat Airbus milik Malaysia itu pukul 06.18 WIB. Target hilang dari radar. Hanya tampak flight bayangan. Artinya, hanya ada di radar rencana kemana pesawat tersebut akan diberangkatkan dan akan tiba.
“Yang ada hanya sisa flight tracknya saja di radar,” kata Djoko Murjatmodjo kepada wartawan.
Masih menurutnya, sesuai dengan prosedur, maka ATC menyatakan pesawat AirAsia QZ8501 ini hilang kontak pukul 06.18 WIB. Setelah hilang kontak dengan pesawat, selama 50 menit masih mencoba dilakukan pencarian. Selanjutnya 20 menit kemudian dinyatakan Alerva, tahap lanjutan pesawat yang hilang kontak tadi.
“Pada pukul 07.55 WIB, kami menyatakan secara resmi pesawat AirAsia Airbus A320-200 hilang kontak. Teman-teman Basarnas sudah mulai bergerak sejak tadi pagi. Kami juga sudah menginstruksikan kepada Jenderal Perhubungan Laut untuk mengirimkan kapal dari KPLP dan navigasi. Sebentar lagi akan diberangkatkan Pesawat dari Balai Kalibrasi penerbangan untuk memantau pesawat yang hilang tersebut jikalau ada tanda-tanda di sekitar pesawat yang dinyatakan hilang kontak tersebut,” jelas Djoko.
Posisi terakhir hilang kontak adalah diantara Tanjung Pandan dan Pontianak. Jadi jika dari arah tanjung pandan ke arah Timur Selatan, berjarak sekitar 100 domain. Hingga kini posisi pesawat tersebut belum diketahui.
“Kita berdoa semua agar pesawat hilang kontak ini agar tidak berefek ke lainnya. Mudah-mudahan pesawat ini ada di tempat lain dan sebagainya. Karena kita belum mengetahui dimana posisi pesawat tersebut,” tutup Djoko. (Aku)