Kemenaker Ditagih Siapkan 100 Ribu Tenaga Kerja Buat Ditempatkan di Luar Negeri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 14 Juli 2025
Kemenaker Ditagih Siapkan 100 Ribu Tenaga Kerja Buat Ditempatkan di Luar Negeri

Ilustrasi: Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi mendatangi perusahaan Vision Network untuk mengklarifikasi pengaduan permasalahan gaji yang tidak lancar dan izin mukim (iqamah) bagi pekerja yang belum diurus oleh pihak perusahaan. ANTARA FOTO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menagih komitmen Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) menyiapkan 100 ribu tenaga kerja terlatih untuk penempatan di luar negeri atau bekerja sebagai pekerja migran.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan antara KP2MI dengan Kemnaker di Jakarta, Senin.

"Kami minta tolong untuk beliau (Menteri Tenaga Kerja) ikut menyiapkan, melatih paling tidak target kita bersama sekitar benar-benar bisa 100 ribu calon tenaga kerja yang akan keluar negeri, dilatih khusus oleh Kementerian Tenaga Kerja,” kata Menteri Karding.

Menteri Karding menjelaskan bahwa permintaan untuk tenaga kerja asal Indonesia di luar negeri mencapai 400 ribu orang per tahun. Namun, saat ini, kementeriannya baru mampu menyediakan sekitar 150 ribu pekerja, sehingga ada kekosongan yang perlu segera diisi dengan talenta terlatih dari Kemnaker.

Baca juga:

1,4 Juta Lowongan Kerja Bagi Warga Indonesia di Luar Negeri, Ini Berbagai Sektornya

Balai Latihan Kerja (BLK) dan sumber daya yang dimiliki oleh Kemnaker, Menteri Karding meyakini bahwa upaya penyiapan tenaga kerja dengan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta dunia usaha, dapat dipenuhi.

"Hari ini itu (kebutuhan) sekitar 400-an ribu, baru berangkat sekitar 150.000 jadi masih ada sekitar 250.000. Kenapa? masalahnya kita agak lambat karena kita memilih skill, tidak main berangkat saja sementara skill ini butuh waktu 3 bulan sampai 6 bulan bahasa dan skill teknis,” ucapnya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan, pihaknya melihat pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di luar negeri sebagai peluang, bukan dibatasi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri saja.

Kementerian Tenaga Kerja akan terlebih dahulu memetakan keterampilan dan kemampuan bahasa seperti apa yang dibutuhkan di luar negeri.

"Setelah itu, akan dirancang teknis pelatihan dan lokasi perekrutan," katanya. (*)

#Lowongan Kerja #Kemenaker #Pekerja Migran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Pengungsi tiduran di tepi jalan dengan menggunakan karpet. Barang-barang yang ada di sekitar mereka, yakni tas, galon berisi air mineral serta bantal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Indonesia
WNI Diduga Korban Perdagangan Orang di Libya Diamankan KBRI Tripoli
Berdasarkan penelusuran bersama agensi setempat, AJ telah bekerja di Benghazi sejak Maret 2025. Namun, jalur penempatan AJ diketahui tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
WNI Diduga Korban Perdagangan Orang di Libya Diamankan KBRI Tripoli
Indonesia
Badan Pengelola Keuangan Haji Buka Lowongan Kerja Baru, Klik Syarat dan Cara Daftarnya!
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk 9 posisi strategis. Pendaftaran dibuka 26 Juni hingga 2 Juli 2026 melalui situs resmi BPKH.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Badan Pengelola Keuangan Haji Buka Lowongan Kerja Baru, Klik Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit
Persiapan matang dengan mengikuti kursus bahasa Jepang gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juni 2026
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit
Indonesia
Program Magang Nasional Batch 4 Dibuka Juli 2026, Tersedia Ribuan Posisi di Perusahaan dan Instansi Pemerintah
Pemerintah membuka Program Magang Nasional Batch 4 mulai Juli 2026 dengan target 150.000 peserta. Simak syarat, cara daftar, benefit, dan kuota yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Program Magang Nasional Batch 4 Dibuka Juli 2026, Tersedia Ribuan Posisi di Perusahaan dan Instansi Pemerintah
Indonesia
Pengiriman Uang Dari Pekerja Migran Indonesia Setara 1/9 Dari Cadangan Devisa
Jumlah total remitansi yang masuk ke Indonesia, naik dari Rp 220 triliun pada 2023 menjadi Rp 253 triliun pada 2024, kemudian mencapai Rp 288 triliun pada 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
 Pengiriman Uang Dari Pekerja Migran Indonesia Setara 1/9 Dari Cadangan Devisa
Indonesia
Buruan daftar! Pelatihan Vokasi Tahap 3 Sudah Dibuka, Kuota Hanya 20 Ribu Orang
Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Buruan daftar! Pelatihan Vokasi Tahap 3 Sudah Dibuka, Kuota Hanya 20 Ribu Orang
Indonesia
Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Pramono Jamin Tidak Ada Titip Ordal
Pemprov DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan padat karya dengan gaji setara UMP. Pramono Anung pastikan perekrutan transparan tanpa ordal, syarat hanya KTP Jakarta.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Pramono Jamin Tidak Ada Titip Ordal
Indonesia
Uang Saku Peserta Magang Nasional Tahun Ini Masih Ditanggung Pemerintah
Tahap pertama pelaksanaan Magang Nasional tahun 2026 sendiri direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu orang peserta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Uang Saku Peserta Magang Nasional Tahun Ini Masih Ditanggung Pemerintah
Indonesia
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Pemberdayaan sosial menjadi salah satu jalan yang bisa diadopsi oleh Pemerintah, pemangku kepentingan, industri atau perusahaan untuk meningkatkan keahlian lulusan SMK agar bisa diterima di pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Juni 2026
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Bagikan