Kemenag: Waisak Kuatkan Kebijaksanaan Umat Buddha

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 10 Mei 2017
Kemenag: Waisak Kuatkan Kebijaksanaan Umat Buddha

Sejumlah Biksu saat prosesi penyemayaman Air Suci Waisak di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Senin (8/5). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perayaan Waisak 2017 menjadi momentum yang baik bagi umat Buddha untuk menguatkan sikap bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan sehari-hari. Demikian disampaikan Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi.

"Dalam suasana sekarang ini, orang sadar pasti orang pinter (pintar), tetapi orang pinter kalau dia tidak bijaksana, itu menimbulkan persoalan," kata Supriyadi di sela-sela pelaksanaan tradisi pindapata umat Buddha dan para biksu di Jalan Pemuda, Kota Magelang, Rabu (10/5).

Ia menjelaskan tentang pentingnya umat Buddha meningkatkan kesadaran menjadi kebijaksanaan agar hidupnya menghasilkan karya kebaikan bagi semua makhluk.

Puncak perayaan Hari Trisuci Waisak 2017 jatuh pada Kamis (11/5) besok, antara lain ditandai dengan pradaksina dan meditasi detik-detik Waisak pada pukul 04.42.09 WIB di pelataran Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tradisi pindapata di sekitar Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang sebagai salah satu rangkaian perayaan Waisak.

Ia mengatakan setiap orang pasti mempunyai kesadaran yang mengantarkannya untuk melakukan berbagai karya kebaikan.

"Karya pasti baik, tapi akan lebih baik lagi, bermanfaat, tidak hanya diri sendiri, untuk juga sekitar lingkungannya, maka dia perlu bijaksana. Dengan bijaksana itu maka hidupnya akan menuju pada keharmonisan, kedamaian, dan kerukunan," katanya.

Setiap tindakan, ucapan, maupun pemikiran umat Buddha, katanya, harus bijaksana.

Ia mengatakan upaya memperkuat kebijaksanaan selalu digelorakan kepada umat Buddha karena hal itu sebagai prinsip dasar ajaran agama Buddha.

"Itu terus digelorakan sehingga tidak ada lagi memilah ini umat Buddha, ini tidak umat Buddha. Apapun yang dikerjakan untuk kebaikan semua makhluk, tidak memandang itu siapa," katanya.

Tema Trisuci Waisak 2017 adalah "Mengembangkan Potensi Kebuddhaan Menjadi Kebijaksanaan".

Sumber: ANTARA

#Hari Raya Waisak #Buddha #Magelang
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Berita Foto
Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace Semarakkan Hari Waisak di Jakarta
Warga berjalan dengan lampu Borobudur dalam Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace di Bundaran HI, Jakarta, Jum'at (29/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 29 Mei 2026
Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace Semarakkan Hari Waisak di Jakarta
Indonesia
Hari Raya Waisak, CFD Jakarta 31 Mei 2026 Ditiadakan
Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan CFD pada Minggu, 31 Mei 2026, karena bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2570.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Hari Raya Waisak, CFD Jakarta 31 Mei 2026 Ditiadakan
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Dunia
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Acara keagamaan Festival Cahaya Buddha biasa dirayakan pada bulan purnama Thadingyut, bulan ketujuh dalam kalender tradisional Myanmar.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Indonesia
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Hartati Murdaya dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam memajukan agama Buddha, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta mengembangkan kegiatan sosial dan kemanusiaan baik di Indonesia maupun dunia.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Indonesia
Libur Panjang Waisak, KAI Group Layani Lebih dari 6,6 Juta Pelanggan
Dari total 6,6 juta pelanggan, KAI (KA Jarak Jauh dan KA Lokal) melayani 997.013 pelanggan, menempati proporsi terbesar kedua setelah KAI Commuter yang mencatatkan angka 5.050.998 pelanggan.
Frengky Aruan - Rabu, 14 Mei 2025
Libur Panjang Waisak, KAI Group Layani Lebih dari 6,6 Juta Pelanggan
Berita Foto
Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama Jakarta
Biksu saat melaksanakan Puja Bakti dalam Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama, Jakarta, Senin (12/5/2025).
Didik Setiawan - Senin, 12 Mei 2025
Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama Jakarta
Indonesia
Dewan PSI DKI Ucapkan Hari Waisak: Merawat Kebhinekaan dengan Kasih Universal dan Perdamaian
Peringatan Hari Waisak 2569 BE/2025 menjadi momen refleksi untuk kembali kepada esensi kemanusiaan, yaitu toleransi, perdamaian, dan cinta kasih tanpa batas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Mei 2025
Dewan PSI DKI Ucapkan Hari Waisak: Merawat Kebhinekaan dengan Kasih Universal dan Perdamaian
Indonesia
Long Weekend Waisak, Kereta Whoosh Sudah Layani 22 Ribu Penumpang
Memasuki long weekend Waisak, kereta Whoosh sudah melayani 22 ribu penumpang.
Soffi Amira - Minggu, 11 Mei 2025
Long Weekend Waisak, Kereta Whoosh Sudah Layani 22 Ribu Penumpang
Bagikan