Kemacetan dan Polusi Udara di Jakarta, Pemerintah Belum Punya Solusi Permanen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 16 Agustus 2023
Kemacetan dan Polusi Udara di Jakarta, Pemerintah Belum Punya Solusi Permanen

Arip foto- Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan pada jam pulang kerja di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/5/2023). ANTARA FOTO/Fauzan/YU/aa. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polusi udara dan kemacetan di Jakarta dinilai jadi persoalan yang tak terpecahkan hingga kini.

Indonesia Traffic Watch (ITW) menilai, permasalahan polusi udara akibat lalu lintas dan angkutan jalan yang sekarang mencuat adalah hasil “ternak” pemerintah yang selama ini dilakukan.

Ketua Presidium ITW Edison Siahaan menuturkan, kendati sudah sejak lama diingatkan agar melakukan pembatasan jumlah kendaraan, namun kebijakan itu tak kunjung dilakukan.

Baca Juga:

Percepat Adopsi EV Massal, Solusi Atasi Polusi Udara

“Pemerintah tidak mampu atau gagal melaksanakan amanat Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan yang memberikan amanat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” ujar Edison di Jakarta, Rabu (16/8).

Menurut Edison, solusi yang ditawarkan pemerintah saat ini adalah wujud dari ketidakseriusan pemerintah.

Kemacetan lalu lintas dan polusi udara yang hebat kemudian dibahas di tingkat kabinet, namun solusinya hanya WFH dan pembatasan gerak kendaraan.

“Sangat tidak seimbang hasil rapat dengan permasalahan. Seharusnya pemerintah memiliki solusi yang efektif dan permanen,” paparnya.

Baca Juga:

Puan Minta Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Udara

Apalagi, kondisi jalan yang tersedia kini tidak akan mampu menampung jumlah kendaraan yang populasinya tidak terkendali.

“Pemerintah harus menyiapkan transportasi umum aman dan nyaman serta menguntungkan bagi masyarakat. Sehingga dapat menarik perhatian masyarakat lalu beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum,” imbuhnya.

Ia meyakini, tansportasi umum yang baik akan berdampak pada upaya penurunan tingkat kemacetan dan polusi udara. Sebagai contoh, transportasi umum di negara Singapura sangatlah aman dan nyaman.

“Tingkat tindakan kriminal yang rendah dan tingkat kebersihan yang tinggi menarik perhatian orang-orang, sehingga mau menggunakan transportasi umum,” terang Edison yang juga wartawan senior ini.

Selain itu, pemerintah harus berani menekan penjualan sekaligus pertumbuhan jumlah kendaraan baru, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta.

“Upaya lain yang dapat dilakukan, seperti membuat persyaratan wajib memiliki garasi atau tempat parkir sebelum membeli kendaraan baru,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Polusi Udara Jakarta Berbahaya, Anggota DPR Tuntut Pemerintah Bertanggung Jawab

#Kemacetan #Kemacetan Jakarta #Polusi Udara
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Dengan adanya koordinasi, Dishub dapat menyiapkan kantong-kantong parkir, menempatkan petugas, melakukan pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Indonesia
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Indonesia
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Proses perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung dimulai sejak 29 Mei dan ditargetkan baru rampung pada 12 Juni 2026 mendatang, alias lebih dari 2 pekan.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Indonesia
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
KSOP Tanjung Priok menegaskan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso bukan akibat pelabuhan, melainkan aktivitas depo kontainer di Cakung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Suasana pemukiman padat penduduk berdampingan gedung perkantoran di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 04 Mei 2026
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Indonesia
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 161 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 69,3 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Indonesia
Proyek Penataan Rasuna Said Picu Kemacetan, Pramono Target Rampung Juni 2026
Proyek penataan Jalan HR Rasuna Said dikeluhkan sebabkan macet. Pramono Anung targetkan rampung Juni 2026 sebagai kado HUT Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Proyek Penataan Rasuna Said Picu Kemacetan, Pramono Target Rampung Juni 2026
Indonesia
WFH ASN Bikin Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang dan Kemacetan Tidak Mengekor
Kepadatan pada simpul-simpul yang memang biasa terjadi kepadatan seperti di Semanggi tidak terlalu mengekor, memang padat, tapi tidak terlalu mengekor terlalu panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
WFH ASN Bikin Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang dan Kemacetan Tidak Mengekor
Bagikan