Keluh Kesah Dibalik Status Global Geopark untuk Gunung Rinjani

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 17 April 2018
Keluh Kesah Dibalik Status Global Geopark untuk Gunung Rinjani

Keindahan alam Gunung Rinjani (Instagram/qieazhar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELUM lama ini, Gunung Rinjani ditetapkan oleh UNESCO sebagai geopark dunia. Hal itu berdasarkan keputusan sidang Unesco Executive Board, Kamis (12/4) di Paris. Cukup membanggakan memang, Apalagi sangat jarang daerah di suatu negara menjadi lokasi global geopark atau geopark dunia.

Berbagai komentar pun berdatangan, salah satunya dari Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi. Ia mengaku sangat bangga atas keputusan tersebut.

"Alhamdulillah, puji dan syukur hanya milik Allah SWT," katanya seperti diberitakan Antara, Senin (16/4).

Keindahan alam Gunung Rinjani (Instagram/wandi_ngaprak)
Keindahan alam Gunung Rinjani (Instagram/wandi_ngaprak)

Namun, tak serta merta pemerintah setempat lepas tangan. Mereka harus terus mengelola agar bisa mempertahankan status global geopark. Semua pihak harus terlibat mulai dari masyarakat, pengunjung hingga instansi terkait.

"Setelah Rinjani menjadi bagian dari jaringan Geopark Dunia atau UNESCO Global Geopark (UGG), tugas terberat kita selanjutnya adalah mempertahankan status global geopark," ucap Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Faozal.

Tantangan yang harus dihadapi

Memang tak mudah mengelola Gunung Rinjani, apalagi Faozal mengeluhkan kalau pendapatan taman nasional yang masuk dalam pendapatan negara nonpajak itu tidak berbanding lurus dengan anggaran yang tersedia di Taman Nasional Gunung Rinjani. Akibatnya, beberapa aspek kurang diperhatikan.

Rinjani
Keindahan alam Gunung Rinjani (Instagram/theaveragejerry)

"Pemasukan Gunung Rinjani itu banyak tapi tidak sebanding dengan anggaran yang diterima oleh pihak taman nasional. Yang mana, anggaran itu nantinya juga digunakan untuk mengelola dan membuat Gunung Rinjani lebih nyaman didatangi," tegasnya.

Rinjani
Keindahan alam Gunung Rinjani (Instagram/gebbypm)

Pekerjaan Rumah (PR) lainnya yakni memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan. Hal itu karena sampah adalah masalah yang belum bisa terselesaikan hingga saat ini.

Taman Nasional Gunung Rinjani selaku pengelola kawasan bersama kita kepentingannya sama di pariwisata. Contoh kasus sampah tidak selesai selesi oleh taman nasional, maka dibutuhkan ada pihak yang lain ikut membantu untuk membersihkan," ungkap Faozal. (*)

#Gunung Rinjani #UNESCO #Geopark
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kondisi udara dingin pada malam hingga pagi hari menandakan wilayah NTB memasuki musim kemarau
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Indonesia
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Pendaki Malaysia, Chye Connsynn (41), berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani menggunakan helikopter meski sempat terkendala kabut. Korban dibawa ke RS rujukan di Denpasar.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Tekno
Peringatan UNESCO: AI Perlebar Jarak Si Kaya dan Si Miskin di Indonesia
UNESCO menyoroti risiko terbesar AI di Indonesia bukan kebocoran data, melainkan potensi memperlebar kesenjangan sosial-ekonomi.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Peringatan UNESCO: AI Perlebar Jarak Si Kaya dan Si Miskin di Indonesia
Indonesia
Gunung Rinjani Siap Dibuka Kembali 28 Maret 2026, Sistem Keamanan Ditingkatkan
Pendakian Gunung Rinjani akan kembali dibuka pada 28 Maret 2026. Balai TNGR telah meningkatkan sistem keamanan hingga pengelolaan destinasi.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Gunung Rinjani Siap Dibuka Kembali 28 Maret 2026, Sistem Keamanan Ditingkatkan
Indonesia
Pendaki Remaja Tewas di Gunung Rinjani Jalur Aik Berik, Tim SAR Ngebut Dibekali Drone Thermal untuk Cari Korban
Sebelum Tim SAR diberangkatkan, upaya evakuasi mandiri sempat dilakukan oleh keluarga dan warga setempat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Desember 2025
Pendaki Remaja Tewas di Gunung Rinjani Jalur Aik Berik, Tim SAR Ngebut Dibekali Drone Thermal untuk Cari Korban
Indonesia
Dieng Kini Berstatus Geopark Nasional, Pemerintah Didorong Fokus Kejar Pengakuan UNESCO Demi Cuan Global
Pencapaian status UNESCO Global Geopark akan membuka peluang yang jauh lebih besar bagi kawasan Dieng
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
Dieng Kini Berstatus Geopark Nasional, Pemerintah Didorong Fokus Kejar Pengakuan UNESCO Demi Cuan Global
Indonesia
Jadi Sampai Korban Hipotermia! Simak Nih Tips Mendaki Gunung Rinjani Saat Musim Penghujan
Rinjani tetap memancarkan pesonanya meskipun di bawah guyuran hujan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Jadi Sampai Korban Hipotermia! Simak Nih Tips Mendaki Gunung Rinjani Saat Musim Penghujan
Travel
Kartu Kuning 2 Tahun Berakhir, Geopark Kaldera Toba Kembali Raih Status Kartu Hijau UNESCO
Status kartu kuning yang diberikan UNESCO kepada Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba di Sumatera Utara sejak 2023 silam akhirnya resmi berakhir.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
Kartu Kuning 2 Tahun Berakhir, Geopark Kaldera Toba Kembali Raih Status Kartu Hijau UNESCO
Indonesia
Viral! Surat-Surat R.A. Kartini Masuk Daftar Memory of the World, Bukti Perempuan Indonesia Punya Kontribusi Penting untuk Peradaban Dunia
Masuknya surat-surat Kartini ke dalam daftar UNESCO menunjukkan bahwa dunia mengakui warisan intelektual dan sumbangan pemikiran Indonesia bagi peradaban global
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
Viral! Surat-Surat R.A. Kartini Masuk Daftar Memory of the World, Bukti Perempuan Indonesia Punya Kontribusi Penting untuk Peradaban Dunia
Bagikan