Merahputih.com - Polda Papua tengah menyiapkan proses autopsi jenazah Pendeta Yeremia Zanambani di Hipadipa dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami menyampaikan terima kasih kepada keluarga khususnya istri dan anak-anak almarhum yang memberikan izin dilakukan autopsi, " ujar Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw dikutip Antara, Senin (22/2).
Baca Juga:
Komnas HAM Serahkan Hasil Penyelidikan Penembakan Pendeta Yeremia ke Jokowi
Dengan sudah dikantonginya izin dari keluarga maka berbagai persiapan dilakukan. Termasuk kembali menghubungi dokter forensik yang akan melakukan autopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia.
Tim dokter yang akan melakukan otopsi akan didatangkan dari Makassar. Namun, ia belum dapat dipastikan kapan pelaksanaan autopsi tersebut.
Polda Papua sudah meminta agar Pemda Intan Jaya untuk meminta warganya turut menjaga kamtibmas di wilayahnya. Sehingga, autopsi dan olah TKP natinya dapat berlangsung aman dan tanpa gangguan.
"Jangan sampai saat autopsi dilakukan terjadi kontak tembak sehingga tidak dapat terlaksana dengan baik akibat terjadinya gangguan," jelas Waterpauw.
Baca Juga:
TNI AD Selidiki Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Penembakan Pendeta Yeremia
Pendeta Yeremia Zanambani ditemukan meninggal 19 September 2020 akibat luka tembak di kampung Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya. (*)