Keluarga Diminta Serahkan Data Korban Meninggal di Kebakaran Lapas Tangerang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 September 2021
Keluarga Diminta Serahkan Data Korban Meninggal di Kebakaran Lapas Tangerang

Jenazah korban kebakaran Lapas. (MP/ Rizky)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Sebanyak 41 kantong jenazah korban meninggal akibat kebakaran Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang dibawa ke RS Polri, Jakarta Timur untuk proses mengidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono memastikan seluruh jenazah akan dapat teridentifikasi melalui data ante mortem dan post mortem yang diperoleh dari pihak keluarga korban. Saat proses pengumpulan data baik itu DNA sama, diharap pihak keluarga datang memberikan datanya semua.

Baca Juga:

1 Napi Teroris Jadi Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang

"(Semua jenazah) itu bisa (teridentifikasi) nanti teknisnya dari tim DVI pasti bisa diungkap siapa saja identitas para korban," jelas Rusdi kepada wartawan.

Disinggung mengenai mekanisme pengambilan jenazah, Rusdi menyebut seluruh prosesnya akan diserahkan kepada Tim DVI dan Rumah Sakit Polri, setelah tim DVI akan mencocokan data ante mortem dan post mortem untuk kemudian dilakukan rekonsiliasi dan dapat diketahui korban atas nama siapa.

Sebelum dimintai keterangan, pihak keluarga akan menjalani tes swab antigen di depan gedung Pusat Kedokteran dan Kesehatan RS Polri. Sudah 37 orang dari pihak keluarga yang menjalani tes swab antigen.

"Kalau misal kita minta mereka datang dari jauh-jauh kemudian harus bawa surat antigen kan nggak mungkin, ya. Jadi kami fasilitasi langsung," ujar Komandan DVI Pusdokkes Polri Kombes Hery Wijatmoko.

Lokasi terbakarnya Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)
Lokasi terbakarnya Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)

Ia mengatakan, setelah menjalani tes swab antigen, keluarga korban akan dimintai keterangan soal hubungan antara dirinya dan korban serta keterangan lain yang dibutuhkan dalam proses identifikasi korban.

"Jadi data yang dicari itu ada lima dan dari sana (tim DVI yang mengidentifikasi jenazah) juga ada lima, baru data keduanya kita padukan kemudian bisa kita declare," ujarnya.

Ia menyebut, data yang dibutuhkan dalam proses identifikasi korban mencakup gigi, DNA, sidik jari, laporan medis, dan properti. Menurutnya, semakin lengkap dan valid data yang terkumpul, jenazah korban akan dapat diidentifikasi segera.

"Tergantung datanya. Kalau di sini lengkap, lalu di sana lengkap, kita rekonsiliasi," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dapat Santunan Rp 30 Juta

#Kebakaran #Lapas #Kemenkumham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
12 Paket Sabu Tumis Cumi Gagal Tembus Pemeriksaan Lapas Narkotika Cipinang
Petugas Lapas Narkotika Jakarta menggagalkan penyelundupan 12 paket sabu yang disembunyikan dalam oseng cumi.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
12 Paket Sabu Tumis Cumi Gagal Tembus Pemeriksaan Lapas Narkotika Cipinang
Indonesia
BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi
. Jumlah titik panas atau hotspot di Indonesia saat ini telah mencapai 1.601 titik, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi
Indonesia
Bawa 25 Ribu Liter BBM, Kebakaran Hebat Truk Pertamina di Tol Cisumdawu 3 Jam Baru Padam
Truk tangki Pertamina bermuatan Solar dan Pertalite terbakar di Tol Cisumdawu, Sumedang.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Bawa 25 Ribu Liter BBM, Kebakaran Hebat Truk Pertamina di Tol Cisumdawu 3 Jam Baru Padam
Indonesia
DPR Soroti Kebakaran Kemayoran, Minta Pemda Perkuat Sistem Pencegahan Dini
Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo meminta Pemda memperkuat sistem pencegahan kebakaran usai kebakaran Kemayoran yang menghanguskan 250 bangunan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
DPR Soroti Kebakaran Kemayoran, Minta Pemda Perkuat Sistem Pencegahan Dini
Indonesia
Kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran, IKAPPI Minta Pemprov DKI Fokus Pemulihan Pedagang
Kebakaran di Pasar Jiung menjadi pengingat bahwa kawasan padat penduduk yang bercampur aktivitas pasar rakyat rawan kebakaran.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran, IKAPPI Minta Pemprov DKI Fokus Pemulihan Pedagang
Indonesia
Kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran, Polisi Sebut 500 Keluarga Jadi Korban
Kini para korban dievakuasi ke tenda-tenda yang telah disediakan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran, Polisi Sebut 500 Keluarga Jadi Korban
Indonesia
Disdik DKI Siapkan Ujian Susulan bagi Siswa Korban Kebakaran Jiung Kemayoran
Disdik DKI Jakarta akan menggelar ujian susulan bagi siswa yang terdampak kebakaran Jiung, Kemayoran. Pendataan masih dilakukan untuk mengetahui jumlah pelajar
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Disdik DKI Siapkan Ujian Susulan bagi Siswa Korban Kebakaran Jiung Kemayoran
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Berita Foto
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 674 Warga Mengungsi ke Tenda Darurat di Kebon Kosong
Sejumlah pengungsi korban kebakaran Pasar Jiung beraktivitas di tenda darurat yang didirikan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Juni 2026
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 674 Warga Mengungsi ke Tenda Darurat di Kebon Kosong
Indonesia
304 Bangunan Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, 679 Jiwa Terdampak
Dari jumlah korban yang terimbas kebakaran, tercatat ada sebanyak 90 korban balita hingga 35 korban sudah berumur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
304 Bangunan Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, 679 Jiwa Terdampak
Bagikan