Kedondong, Buah Asam yang Banyak Manfaatnya

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 29 Mei 2019
Kedondong, Buah Asam yang Banyak Manfaatnya

Kedondong banyak manfaatnya (Sumber: Pixabay/nevillekingston)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKI asam, kedondong disukai banyak orang, apalagi yang sedang ngidam. Buah tropis ini biasanya menjadi pelengkap untuk rujak buah, ia juga sering dibuat manisan atau makanan enak lainnya. Sebenarnya, bukan hanya buah saja, di beberapa daerah daun kedondong sering dijadikan lalapan.

Nah, bagi yang belum tahu, di balik rasa asamnya, kedondong memiliki banyak manfaat. Buah berwarna hijau ini bahkan sering dijadikan obat tradisional di beberapa negara. Dilansir dari Boldsky, berikut ini manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan saat mengonsumsi kedondong.

1. Meningkatkan penglihatan

membantu kesehatan mata (Sumber: Pixabay/Pexels)
membantu kesehatan mata (Sumber: Pixabay/Pexels)

Bukan hanya wortel saja, kedondong juga baik untuk kesehatan mata. Buah ini kaya akan vitamin A. Senyawa retinol dalam vitamin A bertanggung jawab untuk fungsi ini karena meningkatkan persepsi visual individu. Di India ramuan dari daun kedondong dipakai untuk mengobati sakit mata.

2. Mengelola kolesterol

Mengelola kolesterol (Sumber: Pixabay/qimono)
Mengelola kolesterol (Sumber: Pixabay/qimono)

Selain vitamin A, kedondong juga kaya vitamin C. Zat ini dapat membantu memetabolisme kolesterol yang ditemukan dalam tubuh menjadi asam empedu. Dengan begitu kadar kolesterol darah akan seimbang sehingga meminimalisir penyakit kolesterol.

3. Membantu pencernaan

Membantu pencernaan (Sumber: Pixabay/silviarita)
Membantu pencernaan (Sumber: Pixabay/silviarita)

Kehadiran serat makanan dalam kedondong membuatnya bermanfaat dalam memfasilitasi proses pencernaan. Serat membantu membersihkan usus dan mencegah sembelit dan dispepsia atau gangguan pencernaan. Bersamaan dengan itu, kandungan air dalam buah memainkan peran penting dalam memerangi dehidrasi.

4. Mencegah penuaan dini

Mencegah menuaan dini (Sumber: Pixabay/analogicus)
Mencegah menuaan dini (Sumber: Pixabay/analogicus)

Kehadiran vitamin C di kedondong memang memiliki banyak hal positif. Salah satunya adalah melindungi molekul seperti protein, lipid (lemak), karbohidrat, dan asam nukleat (DNA dan RNA) dari segala jenis kerusakan. Hal itu menjadikan tubuh terlindung dari radikal bebas, racun, atau polutan sehingga mencegah penuaan dini.

5. Mengobati anemia

Bisa mengobati anemia (Sumber: Pixabay/geraldoswald62)
Bisa mengobati anemia (Sumber: Pixabay/geraldoswald62)

Kaya zat besi, kedondong bermanfaat bagi seseorang yang menderita kekurangan darah. Buah tersebut membantu dalam pembentukan sel darah merah, yang didorong oleh kehadiran vitamin B1. Selain itu, ia juga meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.

#Buah #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Pasar Induk Kramat Jati yang Tak Pernah Tidur: Menjemput Berkah di Ambang Ramadan 2026
Di saat sebagian besar warga Jakarta masih terlelap dalam mimpi, Pasar Induk Kramat Jati justru sedang berada di puncak nadinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Pasar Induk Kramat Jati yang Tak Pernah Tidur: Menjemput Berkah di Ambang Ramadan 2026
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
Hari Durian Nasional Malaysia Diusulkan Tiap 7 Juli, Bareng Momen Panen Raya
DMA beralasan 7 Juli dipilih sebagai Hari Durian Nasional karena bertepatan dengan puncak musim panen durian di Malaysia.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 November 2025
Hari Durian Nasional Malaysia Diusulkan Tiap 7 Juli, Bareng Momen Panen Raya
Dunia
Durian Diajukan Jadi Buah Nasional Malaysia, Tiap 7 Juli Hari Durian Nasional
DMA juga mengusulkan tanggal 7 Juli sebagai Hari Durian Nasional di Malaysia.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 November 2025
Durian Diajukan Jadi Buah Nasional Malaysia, Tiap 7 Juli Hari Durian Nasional
Indonesia
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Irma mendorong BPJS Kesehatan untuk bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 28 Agustus 2025
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Bagikan