Kedatangan Mary Jane di Manila Disambut Haru Ratusan Orang
Mary Jane dikawal ketat oleh petugas keamanan. (Foto: MerahPutih.com/Didik)
MerahPutih.com - Terpidana kasus narkotika Mary Jane Veloso, tiba di Manila, Filipina Rabu (18/12). Mary Jane dipulangkan ke negara asalnya setelah 14 tahun mendekam di penjara Indonesia atas kasus perdagangan narkoba.
Dari video yang beredar, sekitar 100 kerabat menyambut kepulangan Veloso di Bandara Manila dengan tangis haru, termasuk kedua putranya. Spanduk bertuliskan 'Selamat datang di rumah Mary Jane, dibentangkan oleh kerabat di bandara Manila.
Kepulangan Mary Jane dikawal ketat oleh petugas keamanan dan langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan di ibu kota Manila.
Baca juga:
Momen Mary Jane Veloso Nyanyikan Lagu ‘Indonesia Raya’ dengan Lantang
Para pejabat mengizinkan keluarga dan pengacara Mary Jane untuk menghabiskan satu jam bersamanya di Lembaga Pemasyarakatan Wanita di Metro Manila.
Ayah Mary Jane, Cesar Veloso masih yakin putrinya tak bersalah.
“Mereka menjadikan putri saya sebagai penjahat meskipun dia tidak bersalah. Kami ingin memeluknya,” kata Cesar kepada para wartawan di bandara Manila.
Sementara itu, sang ibu, Celia Veloso berusaha tetap tegar dan bersyukur atas kepulangan Mary Jane.
“Yang penting dia sudah ada di sini," ucapnya.
Baca juga:
Mary Jane sebelumnya menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr atas usaha diplomatik yang memungkinkannya pulang.
"Saya percaya Tuhan memiliki rencana yang indah untuk hidup saya," ujarnya sambil menahan tangis.
Kepulangan Mary Jane ke Filipina melalui perjanjian pemindahan tahanan antara Indonesia dan Filipina yang ditandatangani pada 6 Desember 2024.
Seperti diketahui, Mary Jane ditangkap di Bandara Yogyakarta pada 2010 setelah ditemukan 2,6 kilogram heroin di kopernya.
Dia kemudian ditangkap di Bandara Yogyakarta pada 2010 setelah ditemukan 2,6 kilogram heroin di kopernya. Ia lantas dijatuhi hukuman mati.
Namun, seolah menjadi mujikzat, pada 2015, eksekusi terhadapnya ditunda setelah adanya penangkapan Maria Kristina Sergio, perekrut yang diduga menipunya menjadi kurir narkoba tanpa sadar. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Warga Kota Tangerang Jangan Sampai Lewat, Ada 8 Paket Diskon Pajak PBB-P2 dan BPHTB
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Persija Resmi Umumkan Bergabungnya Alaeddine Ajaraie, Bomber Asal Maroko, Berharap Akhiri Musim dengan Senyum Bahagia
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Proyek Bekasi
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Hasil Super League 2025/2026: Gagal Kalahkan Persik, Persib Tidak Mampu Kembali ke Puncak Klasemen
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap