Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Guru SD Jadi Korban, Pemprov DKI Beri Pendampingan untuk Keluarga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Guru SD Jadi Korban, Pemprov DKI Beri Pendampingan untuk Keluarga

Evakuasi Korban Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur, bernama Nurlela, menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A (CL KPB–CKR) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek PLB 4B relasi Gambir–Surabaya, Pasar Turi, pada Senin (27/4) malam.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Nurlela, yang dikenal sebagai guru dengan dedikasi tinggi terhadap profesinya.

"Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," kata Nahdiana kepada wartawan, Selasa (28/4).

"Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan," sambungnya.

Baca juga:

Kemenhub Ungkap Kronologi Penyebab Awal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Ada Mobil Tertemper di Perlintasan

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, meliputi pengurusan pemakaman, administrasi, hingga dukungan psikososial.

Sementara itu, Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan bahwa Pramono Anung turut mengungkapkan duka cita atas meninggalnya Nurlela.

Menurutnya, almarhumah merupakan sosok pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Atas instruksi Gubernur Pramono, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban secara penuh, baik dalam pengurusan pemakaman maupun proses pemulihan psikologis.

Baca juga:

Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL Tewaskan 14 Orang, Pemprov DKI Siapkan Santunan

Chico menambahkan, Pemprov DKI juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dapat berjalan cepat, tepat, dan transparan.

"Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan," tutupnya. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Kecelakaan Kereta #Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Dinkes DKI Jakarta menyoroti pasien cuci darah yang semakin muda. Safitri Handayana menyebut pasien berusia 20 tahun sudah banyak mengakses layanan cuci darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Indonesia
Perubahan APBD DKI 2026 Disepakati Rp79,56 Triliun, Layanan Dasar Tetap Dijaga
DPRD DKI dan TAPD menyepakati Perubahan APBD 2026 sebesar Rp 79,56 triliun. Layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan bansos tetap dijaga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Perubahan APBD DKI 2026 Disepakati Rp79,56 Triliun, Layanan Dasar Tetap Dijaga
Bagikan