MerahPutih.com - Bandung Lautan Api. Itu idiom yang identik dengan Kota Kembang jika mengingat perjuangan para pahlawan saat era perang kemerdekaan Indonesia. Sayangnya, api dan kebakaran kembali mencetak sejarah di Bandung.
Ulah si jago merah yang melanda kawasan pemukiman padat Jalan Karees, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (4//5) kemarin didapuk sebagai kebakaran terbesar dalam sejarah Kota Kembang dalam empat tahun terakhir.
"Kebakaran dipemukiman ini yang terbesar dalam kurun waktu empat tahun terakhir," kata Kepala Diskar PB Kota Bandung, Ferdi Linggaswara di Bandung, Jumat (4/5).
MerahPutih.com, mencoba merangkum efek kebakaran Karees dan sejumlah tragedi kebakaran besar yang melanda Bandung dalam 4 tahun terakhir:
1. Kebakaran Jalan Karees 3 Mei 2018
Kebakaran menghanguskan 30 bangunan rumah tinggal di Jalan Karees Kulon RT 3 RW 6, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, kemarin sekitar pukul 10.55 WIB. Sebanyak 43 kepala keluarga harus mengungsi dan satu bocah dilaporkan tewas
Ferdi mengatakan, kebakaran ini tergolong sangat sulit untuk ditangani petugas. Titik kebakaran yang berada di dalam gang kawasan pemukiman padat penduduk membuat mobil pancar sulit untuk mengakses lokasi.
Mayoritas bangunan pun rata-rata semi permanen, hingga membuat api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lainnya. Tak hanya bocah bernama Surya (6) yang tewas, tiga petugas damkar mengalami kecelakaan tersengat listrik ketika tengah memadamkan api.
Sebanyak 15 unit mobil pemadam turun dalam kebakaran yang disebabkan ledakan gas elpiji 3 kg itu. Petugas butuh waktu 7 jam lebih untuk benar-benar memadamkan api.
2. Kebakaran Lima Kios di Surya Sumantri 28 Juli 2018
Lima kios yang terbakar di Jalan Surya Sumantri RT 03 RW 05 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, terjadi pada Jumat itu juga berawal dari meledaknya tabung gas yang bocor. Api mulai menjalar pukul 10.20 WIB pagi.
Kios yang habis terbakar pangkas rambut, rumah makan khas Padang, penjahit, isi ulang air galon, dan reparasi dinamo. Kerugian diperkirakan mencapai 60 juta rupiah dan tidak ada korban jiwa atau luka-luka pada kebakaran tersebut.
Tim Diskar Kota Bandung sendiri menurunkan tujuh unit mobil pemadam, satu unit mobil penyelamat, dan satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan Kota Bandung. Api bisa diamankan kurang dari dua jam.
3. Kebakaran di Toko D'Fashion Kosambi 25 Juli 2017
Sebanyak 26 unit dari tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung diturunkan pada kebakaran di Toko D'Fashion Kosambi.
Kebakaran tersebut berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Malabar Kecamatan Lengkong Kota Bandung dan terjadi pada dini hari. Adapun 26 unit tersebut terdiri dari unit mobil pemadam api (pancar), unit tangki air, unit penyelamat, dan unit komando.
Tim Diskar PB juga dibantu oleh tiga unit ambulans dari Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia Kota Bandung. Untuk memadamkan kebakaran tersebut, tim Diskar PB Kota Bandung memerlukan waktu hingga enam jam.
4. Kebakaran Kantor BBWS Citarum Soekarno-Hatta 17 Juli 2017
Kebakaran gedung kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia terjadi pada Minggu (17/7/2017), sekira pukul 23.30 WIB.
Api berasal dari lantai dua kantor tersebut. Gedung BBWS tersebut berlokasi di Jalan Inspeksi Cidurian (Soekarno Hatta), Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.
Diskar PB Kota Bandung sendiri menurunkan 15 unit mobil pemadam api (pancar), tiga unit mobil komando, satu unit mobil penyelamat, satu unit mobil quick respons, dan dua unit mobil ambulans dari Palang Merah Indonesia dan Dinas Kesehatan Kota Bandung.
Gedung kantor BBWS tersebut memiliki luas kurang lebih 22 ribu meter persegi, sementara yang terbakar kurang lebih seluas 4 ribu meter persegi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 2 jam.
5. Pusat Elektronik dan komputer Jaya Plaza Bandung 21 Februari 2016
Kebakaran yang terjadi tepat hari Minggu itu menghanguskan sekitar 48 kios. Api berawal dari lantai dua sekitar pukul 15.00 WIB, melumat salah satu pusat komputer tertua di Kota Bandung itu.
Dua jam kemudian api bisa dipadamkan. Namun, api kembali muncul pada Senin (22/2) dini hari dan sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas yang memang bersiaga langsung memadamkan api.
Kebakaran kedua ini diduga karena masih ada bahan karet di dalam kios yang belum menyala dan memicu api kembali muncul. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu, tetapi kerugian ditaksif mencapai ratusan juta rupiah. (*)