Kebakaran Hebat Apartemen Hong Kong, Manajer & Insinyur Bangunan Dijerat Pasal Pembunuhan
Kebakaran besar di kompleks apartemen di Hong Kong. ANTARA/Anadolu.
MerahPutih.com - Kepolisian Hong Kong menahan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar melanda kompleks hunian delapan bangunan apartemen di distrik Tai Po, yang menewaskan puluhan orang dan ratusan lainnya masih dalam pencarian.
Ketiga tersangka itu dua manajer dan seorang insinyur konsultan dari perusahaan konstruksi yang mengerjakan renovasi, dengan tuduhan pembunuhan karena kelalaian atas kebakaran besar yang terjadi di distrik Tai Po.
Perwira Polisi Senior Eileen Chung Lai-yee mengatakan telah memiliki bukti kuat adanya kelalaian perusahaan konstruksi berkontribusi terhadap cepatnya penyebaran api.
Baca juga:
Korban Tewas Kebakaran Apartemen Hong Kong Tembus 44 Jiwa, Ratusan Orang Masih Hilang
“Kami memiliki alasan untuk meyakini bahwa individu yang bertanggung jawab di perusahaan tersebut menunjukkan kelalaian berat, yang menyebabkan api menyebar dengan cepat dan mengakibatkan banyak korban jiwa,” kata Eileen Chung, dilansir dari dari laporan South China Morning Post (SCMP), Kamis (27/11).
Sementara itu, Security Secretary Hong Kong Chris Tang menegaskan material yang digunakan dalam renovasi memperburuk kondisi kebakaran.
“Material yang menutupi dinding bangunan, jaring di sekitar perancah, dan terpal tahan air menyebabkan api menyebar jauh lebih cepat dibandingkan dengan material yang memenuhi standar keselamatan,” imbuhnya, dikutip dari Antara.
Untuk pertama kalinya dalam 17 tahun, Hong Kong mengeluarkan alarm kebakaran level-5, tingkat tertinggi dalam sistem peringatan kota.
Baca juga:
Topan Super Ragasa Mengamuk di Hong Kong, Ratusan Pohon Tumbang, Atap Beterbangan, Kota Lumpuh
Sekitar 900 warga dievakuasi ke delapan fasilitas sementara, sementara lebih dari 140 kendaraan pemadam dan 800 personel darurat dikerahkan ke lokasi.
Otoritas Hong Kong melaporkan korban tewas terbaru kebakaran mencapai 44 jiwa dengan 279 orang lainnya dinyatakan masih hilang. Departemen pemadam kebakaran juga melaporkan 45 korban luka masih dalam kondisi kritis. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal