Kebakaran di TPA Rawakucing Tangerang Masih Belum Bisa Dipadamkan
Alat berat melokalisir api agar tidak menyebar. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Kebakaran di TPA Rawakucing Kota Tangerang di wilayah Neglasari terjadi pada hari Jumat (20/10) siang, diduga disebabkan cuaca panas. Api cepat membesar karena sampah plastik yang mudah terbakar.
Dugaan sementara, api muncul pertama kali di area landfill pintu satu. Namun, karena kencangnya tiupan angin, api merambat ke tumpukan sampah di pintu dua dan tiga.
Baca Juga:
Kebakaran TPA Rawakucing, 450 Personel Gabungan Dikerahkan
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, intensitas kobaran api di TPA Rawakucing pada Sabtu (21/10) pagi sudah berkurang meski masih ada beberapa titik api, tapi tak sebesar kemarin (Jumat, 20/10).
"Masih ada beberapa titik api di TPA Rawa Kucing, terutama di pintu 3. Kondisinya sudah tidak separah kemarin siang dan malam," kata Wali Kota Arief R Wismansyah.
Ia mengatakan, proses pemadaman di TPA Rawakucing oleh petugas hingga pagi ini masih dilakukan. Untuk meminimalisasi potensi kebakaran yang membesar lagi, pihaknya telah menerjunkan 10 alat berat.
Ia menuturkan, alat berat tersebut difungsikan untuk membantu pemadaman dan melokalisasi titik api agar tidak menyebar.
"Ada 10 armada alat berat yang dikerahkan untuk membantu pemadaman," ujarnya.
Kepala Dinas LH Kota Tangerang Tihar Sopian menambahkan, sampai saat ini petugas gabungan masih berada di lokasi untuk memadamkan titik api.
Penggunaan alat berat tersebut untuk mengantisipasi api kembali besar, sebab angin saat siang hari dikhawatirkan besar lagi.
"Semakin siang angin kan makin gede, kita khawatir apinya gede lagi, makanya alat berat dari pagi kami operasionalkan untuk membantu pemadaman," ujarnya dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
Satpam SMAN 6 Jakarta Tewas karena Hirup APAR Kedaluwarsa
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal
Kebakaran Landa Kantor Pemkot Jaksel, 28 Personel Damkar Langsung Dikerahkan
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Mulai Isi Tempat Penampungan Sementara
Pramono Anung Beri SP1 ke 10 Gedung Tak Aman Usai Kebakaran Maut Jakarta
Kantor Persewaan Truk di Sukoharjo Terbakar, 2 Mobil Hangus