Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kata Lionel Messi tentang Kekuatan Argentina di Piala Dunia Qatar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 14 November 2022
Kata Lionel Messi tentang Kekuatan Argentina di Piala Dunia Qatar

Lionel Messi (Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Timnas Argentina merupakan salah satu tim unggulan juara pada Piala Dunia 2022 Qatar. Dan, Lionel Messi menjadi daya tarik tersendiri dari Albiceleste, julukan Argentina.

Piala Dunia 2022 dihelat pada 20 November hingga Desember mendatang. Timnas Argentina ada di Grup C bersama dengan Meksiko, Polandia, dan Arab Saudi.

Argentina memiliki kekuatan merata di tiap lininya dan mereka juga berstatus juara bertahan Copa America 2021. Para pemain juga dapat memiliki motivasi tambahan sebab megabintang tim, Lionel Messi, mengindikasikan pensiun setelah Piala Dunia 2022.

Baca Juga:

6 Tuan Rumah yang Sukses jadi Juara Piala Dunia

Tak ayal itu menambah potensi Argentina untuk jadi juara dunia. Apalagi, tim terakhir juara dunia pada 1986 setelah memenanginya pertama pada 1978. Pada Piala Dunia terakhir itulah dunia mengenal sosok legendaris Argentina Diego Maradona.

Setelahnya, Argentina selalu memiliki banyak talenta di setiap generasinya, tetapi kesulitan untuk "berbicara" banyak di Piala Dunia. Terakhir kali pencapaian terbesar mereka adalah final di Piala Dunia 2014.

Argentina mencapai final di Brasil tetapi kalah 0-1 dari Jerman melalui gol tunggal Mario Gotze. Itu menjadi akhir dalam karier internasional bagi beberapa pemain seperti Hugo Campagnaro, Martin Demichelis, Maxi Rodriguez, Javier Mascherano, Rodrigo Palacio.

Messi saat itu berusia 26 tahun dan sedang prima dengan Barcelona. Kini pada usia 35 tahun Messi jadi kapten timnas Argentina. Dia tahu persis bagaimana kondisi skuad pada 2014 dan saat ini.

Baca Juga:

Diperkuat Ivar dan Justin Hubner, Timnas Indonesia U-20 Kontra Baerum SK Imbang 3-3

Membandingkan dua skuad tersebut, Messi menilai ada kesamaan dari tim saat ini dibanding 2014, baik itu dari segi kesatuan dan juga kebersamaan.

"Pada Piala Dunia 2014, kami tampil dengan sangat baik dan itu pengalaman yang tak terlupakan," kenang Messi saat bercerita kepada Ole.

"Saya sangat menikmatinya dan semakin jelas untuk saya lebih dari sebelumnya, bahwa hal terpenting dan terutama adalah grup yang bersatu dan kuat."

"Hal tersebut pada akhirnya membawa Anda ke tujuan penting. Saat ini saya melihat banyak kesamaan dari grup ini dengan tim pada 2014," urai pemain PSG (Paris Saint-Germain) tersebut. (*/Bolaskor.com)

Baca Juga:

Pelatih Inggris Ungkap Alasan Bawa Harry Maguire ketimbang Fikayo Tomori

#Piala Dunia 2022 Qatar #Lionel Messi #Argentina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
FIFA Rilis 11 Pemain Paling Mentereng Piala Dunia 2026, Kiper 40 Tahun Tanjung Verde Masuk Line Up
Pemilihan komposisi pemain ini memicu perdebatan sengit publik sepak bola sejagat, terutama pada posisi penjaga gawang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
FIFA Rilis 11 Pemain Paling Mentereng Piala Dunia 2026, Kiper 40 Tahun Tanjung Verde Masuk Line Up
Olahraga
Ucapan Lionel Messi sebelum Final Piala Dunia 2026 Diperdebatkan, Ternyata Begini Faktanya
Ucapan Lionel Messi sebelum final Piala Dunia 2026 viral. Namun, kini faktanya sudah terbongkar.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Ucapan Lionel Messi sebelum Final Piala Dunia 2026 Diperdebatkan, Ternyata Begini Faktanya
Olahraga
FIFA Hapus Kartu Merah Paredes Saat Keributan Laga Final, Diklaim Kesalahan Administrasi
FIFA menghapus kartu merah Leandro Paredes karena kesalahan administrasi. Namun, investigasi kericuhan final Piala Dunia 2026 tetap berjalan dan Argentina terancam sanksi berat.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
FIFA Hapus Kartu Merah Paredes Saat Keributan Laga Final, Diklaim Kesalahan Administrasi
Olahraga
Luka Hati Lionel Messi Kalah di Final: Sakitnya Sangat dalam, Butuh Waktu!
Lionel Messi ungkap rasa sakit mendalam usai Argentina kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026. Ia butuh waktu menyembuhkan luka, namun tetap bangga atas perjuangan tim.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Luka Hati Lionel Messi Kalah di Final: Sakitnya Sangat dalam, Butuh Waktu!
Olahraga
FIFA Investigasi Spanduk Politik dan Kericuhan Final, Skuad Argentina Bakal Kena Hukuman Berat?
FIFA menargetkan penyelesaian investigasi standar ini dalam beberapa pekan mendatang sebelum mengetok keputusan final
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
FIFA Investigasi Spanduk Politik dan Kericuhan Final, Skuad Argentina Bakal Kena Hukuman Berat?
Olahraga
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
FIFA membuka penyelidikan terhadap empat skuad Argentina usai kericuhan final Piala Dunia 2026. Molina, Paredes, Almada, dan Ayala terancam sanksi larangan bertanding.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
Olahraga
2 Legenda Inggris Jijik Lihat Leandro Paredes dan Skuad Argentina yang Ngamuk Usai Spanyol Jadi Juara Dunia
Berbeda dibanding gelombang kritik media luar, pelatih Argentina Lionel Scaloni berusaha menenangkan situasi memanas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
2 Legenda Inggris Jijik Lihat Leandro Paredes dan Skuad Argentina yang Ngamuk Usai Spanyol Jadi Juara Dunia
Olahraga
Ngamuk Argentina Kalah di Final, Paredes Dihukum Kartu Merah Ancaman Skorsing 3 Laga
Final Piala Dunia 2026 diwarnai keributan. Leandro Paredes diusir wasit dan terancam skorsing 3 laga, sementara Federasi Argentina berpotensi didenda FIFA.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Ngamuk Argentina Kalah di Final, Paredes Dihukum Kartu Merah Ancaman Skorsing 3 Laga
Olahraga
Selebrasi Kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026 Diwarnai Penangkapan
Perayaan gelar juara dunia Spanyol akan digelar di Madrid. Arak-arakan pemain timnas rencananya akan keliling ibu kota dengan menggunakan bus terbuka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Selebrasi Kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026 Diwarnai Penangkapan
Olahraga
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Pola permainan justru lebih berfokus pada upaya memperlambat tempo serta merusak aliran bola lawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Bagikan