Merahputih.com - Rencana pertandingan perpisahan Carlos Tevez akhirnya menemukan titik terang setelah mendapat restu langsung dari presiden klub Boca Juniors, Juan Roman Riquelme.
Laga penghormatan yang kabarnya akan digelar di stadion legendaris La Bombonera ini bakal menjadi malam paling emosional bagi para penggemar sepak bola dunia.
Meski tidak ada perebutan gelar juara maupun poin klasemen, laga penghormatan Tevez ini diprediksi bakal super megah.
Baca juga:
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, AFA Siapkan Penghormatan Spesial di Semua Laga Liga
Mantan striker beringas ini kabarnya sudah menelepon Riquelme secara personal untuk meminta izin menggunakan La Bombonera sebagai panggung pamungkas kariernya di hadapan suporter Boca Juniors. Jawaban sang presiden klub pun sangat singkat tapi sukses bikin merinding.
La Bombonera adalah rumahmu,
ucap Riquelme dalam laporan Sky Sports.
Penantian Panjang 'El Apache'

Tevez sebenarnya sudah memainkan laga profesional terakhirnya pada Mei 2021 dan resmi gantung sepatu setahun setelahnya.
Tapi, sosok El Apache ini belum pernah benar-benar mengucapkan selamat tinggal secara layak di hadapan ribuan pendukung fanatik Xeneizes.
Selama berseragam biru-emas, cowok jebolan Fuerte Apache ini sukses mengemas 11 trofi dan menceploskan 94 gol dari 279 penampilan.
Rencananya, ajang perpisahan ini sedang digodok untuk bulan Desember 2026, dengan tanggal 19 sebagai opsi terkuat meski kepastiannya masih harus menyesuaikan jadwal kompetitif tim utama.
Markas Magis untuk Barisan Nomor 10
Stadion Boca memang punya magis tersendiri untuk urusan melepas legenda. Publik tentu belum lupa pada momen 10 November 2001, ketika Diego Maradona mengumpulkan bintang-bintang top untuk laga terakhirnya. Di tengah lapangan, Maradona mengucapkan kalimat magis yang terus dikenang lintas generasi.
Saya membuat kesalahan dan saya membayarnya, tetapi bola tidak akan pernah ternoda,
ucap Maradona kala itu.
Lebih dari dua dekade kemudian, tepatnya Juni 2023, giliran Riquelme sendiri yang menggelar laga perpisahan meriah bersama Lionel Messi dan sederet bintang Argentina lainnya.
Kini, Tevez bersiap mencetak sejarah sebagai pemakai nomor punggung 10 ketiga yang dilepas secara emosional di stadion keramat ini.
Reuni Gila: Menyatukan Messi dan Cristiano Ronaldo?
Panitia penyelenggara kabarnya sedang menyusun daftar 60 tamu undangan VIP. Konsep laganya dijamin seru: tim yang berisi teman-teman masa kecil Tevez akan diadu melawan skuad bertabur mantan rekan setim dan bintang dunia.
Berkat karier Tevez yang luar biasa, wacana liar pun muncul. Sepanjang kariernya, Tevez pernah berbagi ruang ganti dengan Lionel Messi (di Timnas Argentina) dan Cristiano Ronaldo (di Manchester United).
Ia juga pernah satu tim dengan legenda seperti Wayne Rooney, Paul Scholes, Andrea Pirlo, hingga Gianluigi Buffon.
Meski belum ada konfirmasi resmi, prospek menyatukan duet abadi Messi dan Cristiano di atas rumput La Bombonera jelas bikin fans kegirangan.
Dua pesepakbola terbaik dalam sejarah, disatukan oleh satu mantan rekan setim yang sangat mereka hormati.
Akhir Perjalanan si Anak Fuerte Apache
Perjalanan karier Tevez memang bak film layar lebar. Dari jalanan kumuh di Buenos Aires, menaklukkan Amerika bersama Boca, jadi idola di Corinthians, angkat trofi Liga Champions bareng Manchester United, menyeberang ke Manchester City, hingga bersinar lagi di Juventus.
Baca juga:
Harry Kane Pemecah Rekor Gol Cristiano Ronaldo, Orang Inggris Kelima Pemenang Ballon d'Or 2026?
Ia sudah mencicipi gemerlapnya stadion-stadion termegah di planet ini, tapi pada akhirnya, hatinya selalu menuntunnya pulang ke tempat yang sama.
Meski kepastian tanggal dan tiket belum dirilis, satu hal yang pasti: La Bombonera selalu terbuka untuk menyambut kepulangan sang anak emas.