Kasus LPG 3 Kg Disulap Jadi 12 Kg Terbongkar, Pertamina: ini Kejahatan Serius

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Kasus LPG 3 Kg Disulap Jadi 12 Kg Terbongkar, Pertamina: ini Kejahatan Serius

Barang bukti gas LPG 3 kg dan 12 kg hasil kejahatan di Klaten, Sabtu (2/5). Foto: MerahPutih/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengampresiasi jajaran Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri atas keberhasilan pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi di wilayah Klaten, Jawa Tengah.

Pengungkapan tersebut menemukan adanya praktik ilegal berupa pemindahan isi LPG 3 Kg bersubsidi ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 Kg dan 50 Kg.

Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merugikan negara serta mengganggu ketersediaan LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus tersebut.

Baca juga:

Pastikan Stok Aman, Pertamina Patra Niaga Siapkan 9.614 Kiloliter Avtur di Jateng-DIY

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bareskrim Polri atas pengungkapan kasus ini. Praktik penyalahgunaan LPG subsidi merupakan pelanggaran serius yang merugikan negara dan masyarakat, sehingga penindakan tegas sangat diperlukan untuk menjaga distribusi tetap tepat sasaran,” ujar Fanda.

Sedangkan dari sisi penegakan hukum, Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin menegaskan, bahwa penyalahgunaan LPG subsidi merupakan kejahatan serius.

“Penyalahgunaan LPG subsidi bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mengkhianati masyarakat kecil yang berhak menerima. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas agar subsidi tepat sasaran,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, Pertamina terus menjalankan program Subsidi Tepat LPG melalui pendataan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau by name by address guna memastikan distribusi lebih transparan dan akuntabel.

Baca juga:

Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar

Selain itu, Pertamina juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta stakeholder terkait dalam memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi di lapangan.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Risky Diba Avrita, mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga distribusi LPG subsidi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG di pangkalan resmi Pertamina dan tidak tergiur harga murah dari pihak yang tidak memiliki izin. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan agar subsidi dapat tepat sasaran kepada yang berhak,” ucap dia.

Sebagai bentuk edukasi, tabung LPG non-subsidi (Bright Gas) dilengkapi dengan barcode/QR Code yang dapat dipindai untuk memastikan keaslian produk serta informasi distribusi.

Agar mengetahui lokasi pembelian produk resmi Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (Ismail/Jawa Tengah)

#LPG Oplosan #Pertamina #LPG
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Kenaikan harga Pertamax masih menjadi polemik. DPR mengingatkan tarif listrik hingga LPG subsidi ikut terdampak.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Lebih lanjut, ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengusik keberadaan BBM bersubsidi dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Indonesia
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Indonesia
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah akan mengubah QR Code di MyPertamina. Nantinya, pembelian BBM subsidi akan diperketat.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
YLKI menyoroti harga BBM naik mendadak. Pemerintah dan Pertamina pun diminta untuk mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Kenaikan harga Pertamax bisa memicu masyarakat pindah ke Pertalite. DPR pun meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Indonesia
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Komisi XII DPR segera memanggil Kementerian ESDM dan Pertamina, terkait kenaikan harga Pertamax. Sebab, BBM tersebut kini menembus Rp 16.250 per liter.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bagikan