Kasus Kematian Juliana Makin Panas, Menteri Pariwisata Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Tuntutan Keluarga

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 09 Juli 2025
Kasus Kematian Juliana Makin Panas, Menteri Pariwisata Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Tuntutan Keluarga

Upaya penyelamatan pendaki perempuan asal Brazil berinisial JDSP yang dilaporkan jatuh saat mendaki Gunung Rinjani yang terjadi pada Jumat (20/6/2025) ANTARA/HO-Kemenhut

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengonfirmasi bahwa tuntutan hukum internasional terkait insiden tewasnya wisatawan asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani, NTB, adalah inisiatif dari pihak keluarga korban.

"Informasi yang kami terima, keluarga mendiang mengintensifkan upaya untuk menuntut negara, sejalan dengan pernyataan Menko Polkam Bapak Budi Gunawan," ujar Widiyanti dikutip Antara, Rabu (9/7).

Menyikapi desakan Komisi VII DPR agar memberikan informasi transparan kepada publik, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) saat ini sedang mengevaluasi secara menyeluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) melalui serangkaian rapat koordinasi antar kementerian/lembaga terkait.

Prioritas utama pemerintah adalah meningkatkan keselamatan dan keamanan wisatawan sebagai bagian dari upaya pembenahan.

Baca juga:

Menko Polkam Tanggapi Rencana Keluarga Juliana Marins Gugat Pemerintah Indonesia

Pada Senin (7/7), Kemenpar telah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk meninjau ulang SOP di berbagai destinasi wisata, khususnya yang berisiko tinggi.

Widiyanti menekankan pentingnya koordinasi ini karena setiap kementerian memiliki kewenangan sendiri dalam menetapkan aturan.

"Misalnya, KKP mengeluarkan izin berlayar, sedangkan Kementerian Kehutanan mengelola izin untuk destinasi konservasi ekstrem dan minat khusus ekstrem," paparnya.

"Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi terkait SOP, termasuk peningkatan posko demi menjamin keamanan dan keselamatan wisatawan."

Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) mempertanyakan kejelasan isu tuntutan hukum internasional dari Brasil.

Sara khawatir isu ini dapat mencoreng citra pariwisata Indonesia di mata dunia dan meminta klarifikasi untuk meluruskan informasi simpang siur, termasuk terkait hasil autopsi ulang dari Brasil.

"Kejadian seperti ini dikhawatirkan akan memengaruhi reputasi Indonesia di kancah internasional dan ini terkait dengan pelatihan," ujar Sara.

Baca juga:

Soal Kematian Juliana Marins, Brasil Diingatkan Jangan Sampai Terjadi Ketegangan Politik dengan Indonesia

Soal Kematian Juliana Marins, Brasil Diingatkan Jangan Sampai Terjadi Ketegangan Politik dengan Indonesia

Selain citra destinasi, insiden ini juga menimbulkan pertanyaan tentang standar keamanan dan keselamatan wisatawan di Indonesia.

Oleh karena itu, Sara mendesak Kemenpar untuk segera menetapkan standar keamanan yang jelas di destinasi wisata, termasuk sertifikasi atau pelatihan wajib bagi pemandu, pelatih, dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan wisata.

Ia menyarankan Kemenpar bekerja sama dengan asosiasi ahli, seperti Perkumpulan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) untuk penyelam, dalam menyusun kurikulum dan modul pelatihan pariwisata.
Sara juga menekankan bahwa insiden ini harus menjadi pertimbangan dalam pengajuan anggaran Kemenpar tahun depan karena berdampak langsung pada reputasi Indonesia.

#Juliana Marins #Pendaki Tewas #Pendaki Gunung #Gunung Rinjani #Balai Taman Nasional Gunung Rinjani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nyasar di Jalur Banaran, Pendaki SMK 17 Tahun Ditemukan Tewas di Gunung Sumbing
Dude Kurniawan Pasha (17), pendaki Gunung Sumbing asal Colomadu, ditemukan meninggal setelah nyasar di jalur Banaran. Jenazah dimakamkan di Desa Gawanan, Colomadu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
 Nyasar di Jalur Banaran, Pendaki SMK 17 Tahun Ditemukan Tewas di Gunung Sumbing
Indonesia
Viral Video Pendaki Nekat Masuki Kawah Beracun Gunung Ciremai Bikin Bos TNGC Murka
Dilarang keras memasuki kawasan inti kawah Gunung Ciremai karena risiko gas beracun, longsor, dan kerusakan ekosistem.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Viral Video Pendaki Nekat Masuki Kawah Beracun Gunung Ciremai Bikin Bos TNGC Murka
Indonesia
Pendaki Gunung Merbabu Asal Bogor Meninggal, Keluhkan Sakit di Pos Bayangan 1
Rekan korban bersama pengelola basecamp segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi Puskesmas Selo.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Pendaki Gunung Merbabu Asal Bogor Meninggal, Keluhkan Sakit di Pos Bayangan 1
Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kondisi udara dingin pada malam hingga pagi hari menandakan wilayah NTB memasuki musim kemarau
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Indonesia
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Pendaki Malaysia, Chye Connsynn (41), berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani menggunakan helikopter meski sempat terkendala kabut. Korban dibawa ke RS rujukan di Denpasar.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Indonesia
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih fluktuatif.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Indonesia
Gunung Rinjani Siap Dibuka Kembali 28 Maret 2026, Sistem Keamanan Ditingkatkan
Pendakian Gunung Rinjani akan kembali dibuka pada 28 Maret 2026. Balai TNGR telah meningkatkan sistem keamanan hingga pengelolaan destinasi.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Gunung Rinjani Siap Dibuka Kembali 28 Maret 2026, Sistem Keamanan Ditingkatkan
Bagikan