Kasus Demam Berdarah di Yogyakarta Menurun

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 19 Mei 2021
Kasus Demam Berdarah di Yogyakarta Menurun

nyamuk Aedes aegypti. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus demam berdarah di Daerah Istimewa Yogyakarta diawal kuartal pertama 2021 menurun dibandingkan waktu yang sama di tahun 2020. Namun, Pemda DIY terus melakukan sejumlah upaya penekanan kasus DB.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie menjelaskan, jumlah kasus DBD Januari hingga Maret 2021 tercatat 247 kasus.

Baca Juga

Pascabanjir, Basmi Sarang Nyamuk Demam Berdarah dengan Cara Simpel Ini

"Jumlah itu terdiri dari Kota Jogja 13 kasus, Bantul 60 kasus, Kulonprogo 61 kasus, Gunungkidul 26 kasus, dan Sleman 87 kasus. Jumlahnya relatif menurun jika dibandingkan periode yang sama 2020," tegas Setyaningastutie di Yogyakarta, Rabu (19/05).

Rincian tren kasus DBD tahun ini yakni Januari 101 kasus, Februari 71 kasus, dan Maret 75 kasus. Sementara tahun lalu Januari 481 kasus, Februari 684 kasus, dan Maret 713 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie. Foto: MP/Teresa Ika

Jumlah kasus kematian juga turut menurun. Pembajun menjelaskan tahun 2021 warga yang meninggal dunia berjumlah 2 orang.

"Selama 2020 angka meninggal dunia sebanyak 13 orang yang tersebar di Bantul empat orang, Kulonprogo tiga orang, Gunungkidul empat orang, dan Sleman dua orang," tuturnya.

Walau mengalami penurunan kasus, Pembajun mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Salah satunya dengan cara menjaga pola hidup bersih dan sehat dan membiasakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk aedes aegepti.

Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo menjelaskan, jumlah kasus DB di wilayahnya berkurang dibandingkan 2021. Joko melanjutkan jumlah kasus pada Januari hingga Mei 2021 sebanyak 119 orang. Sedangkan tahun 2020 di periode yang sama jumlahnya 399 orang.

"Tahun ini kami belum menerima informasi warga yang meninggal dunia karena DB. Jumlah kematian tahun 2020 2 orang," kata dia.

Kecamatan Godean dan gamping menduduki peringkat pertama dan kedua dengan jumlah warga terjangkit DBD terbanyak.

Dinkes terus melakukan tindakan untuk menekan jumlah kasus DBD di antaranya melakukan program penyebaran nyamuk ber-wolbachia dan meningkatkan juru mantik untuk pemberantasan sarang nyamuk. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Anies Gratiskan Pasien Demam Berdarah Berobat di RSUD dan Puskesmas

#Demam Berdarah #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Bagikan