MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran terus mengingatkan masyarakat untuk terus mengetatkan aturan protokol kesehatan (prokes) salah satunya penggunaan masker.
Fadil menyebut sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19 khususnya di DKI Jakarta, menggunakan masker merupakan harga mati.
“Pakai masker harga mati, tidak pakai masker bisa mati,” kata Fadil dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (27/6).
Baca Juga:
Kasus COVID-19 Melonjak, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Kompak
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan masyarakat harus benar-benar sadar bahwa virus corona yang semakin hari meninggi di ibu kota sangat berbahaya.
“Tolong kami mengharapkan masyarakat mau sadar, patuh kepada prokes 5M di sini. Ada beberapa spanduk juga sudah kita sampaikan ke masyarakat, 'Masker ini harga mati', kemudian "Tidak pakai masker bisa mati',” ucapnya.
Slogan-slogan tersebut disebut Yusti tengah digalakkan oleh jajarannya kepada masyarakat.
Polda Metro Jaya sendiri disebutnya terus melakukan imbauan-imbauan terkait penggunaan masker agar masyarakat bisa teredukasi dan mulai tertib kembali memakai masker.
“Itu salah satu upaya kami menyampaikan ke masyarakat agar masyarakat bisa teredukasi bahwa memang masker ini menjadi suatu kebutuhan,” beber Yusri.
Sekadar informasi, angka penyebatan virus corona di Jakarta sendiri sempat mengalami pelonjakan beberapa waktu yang lalu.
Hal ini membuat seluruh pihak termasuk Polda Metro Jaya kembali menggalakkan terkait penerapan prokes di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Sekadar informasi, Indonesia mencatat penambahan 21.342 kasus baru COVID-19, Minggu (27/6).
Total kasus positif saat ini sebanyak 2.115.304.
Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus terbanyak dengan jumlah 9.394 kasus.
Di bawahnya, terdapat Jawa Barat dengan 3.988 kasus dan Jawa Tengah dengan 2.288 kasus. (Knu)
Baca Juga:

